Status Aktivitas Gunung Merapi SIAGA (level III)

Terhitung Mulai Tanggal 5 November 2020

Gunung Merapi Terpantau Landai

Ditulis oleh

|

SLEMAN – Gunung Merapi terpantau landai hari ini, Senin (23/1). Hal tersebut terlihat dalam pengamatan selama enam jam oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mulai 00.00-06.00 WIB. Kepala BPPTKG, Agus Budi S mengatakan, secara meteorologi, cuaca di sekitar Gunung Merapi cerah.

Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur. Suhu udara 16-19 °C, kelembaban udara 70-96 persen, dan tekanan udara 626-688 mmHg. “Secara visual, gunung jelas, asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 25-50 m di atas puncak kawah,” terangnya. Gempa guguran terjadi sebanyak 7 kali dengan amplitudo 4-8 mm berdurasi 47,5-113,4 detik. Vulkanik dalam terjadi sebanyak 28 kali dengan amplitudo 5-12 mm, S-P 0,4-0,8 detik berdurasi 6,7-8 detik. “Tingkat aktivitas Gunung Merapi saat ini berada di level III atau siaga,” jelasnya.

Potensi bahaya saat ini, kata dia, berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya. Sektor itu meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara, sektor meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan, lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Masyarakat diminta agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. Masyarakat juga diimbau agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar gunung. “Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali,” tukasnya

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Agenda Kegiatan