Status Aktivitas Gunung Merapi SIAGA (level III)

Terhitung Mulai Tanggal 5 November 2020

Gunung Merapi Gugurkan 7 Kali Lava Pijar

Ditulis oleh

|

SLEMAN – Gunung Merapi mengeluarkan 7 kali guguran lava pijar ke barat daya dengan jarak luncur maksimal 1,8 Km, Kamis (3/2). Hal tersebut terlihat dalam pengamatan selama enam jam mulai pukul 00.00-06.00 WIB oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG). Kepala BPPTKG, Hanik Humaida mengatakan, secara meteorologi, cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat. Suhu udara 14-21 °C, kelembaban udara 70-98 %, dan tekanan udara 569-717 mmHg.

“Secara visual, gunung jelas, kabut 0-I, hingga kabut 0-II. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 100-300 m di atas puncak kawah,” katanya. Gempa guguran terjadi sebanyak 29 kali, amplitudo 3-15 mm berdurasi 27,8-176,2 detik. Hembusan terjadi sebanyak 5 kali dengan amplitudo 3-8 mm berdurasi 15,6-26,2 detik. Hybrid/fase banyak terjadi sebanyak 21 kali dengan amplitudo 2-22 mm, S-P 0,52-0,92 detik berdurasi 6,2-11,8 detik. Vulkanik dangkal terjadi sebanyak empat kali dengan amplitudo 32-67 mm berdurasi 8,5-16,6 detik.

“Tingkat aktivitas Gunung Merapi saat ini masih ada di level III atau siaga,” katanya. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya.Cakupan meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Masyarakat diminta untuk tetap waspada dan berhati-hati serta tidak mendekati area bahaya.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Agenda Kegiatan