Sleman – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman melaksanakan kegiatan Paparan Draft Dokumen Rencana Kontingensi Gempa Bumi pada Kamis (24/9). Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, bertempat di Ruang Rapat Unit 1 Pemerintah Kabupaten Sleman.
Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan perangkat daerah di Kabupaten Sleman, Panewu Prambanan, Panewu Kalasan, Panewu Berbah, Panewu Depok, Panewu Mlati, Panewu Ngaglik, Panewu Ngemplak, Direktur PDAM Sleman, Kepala PLN Sleman, Ketua PMI Sleman, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Sleman, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, serta Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Sleman.

Kegiatan diawali dengan sambutan sekaligus pembukaan oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman, Bambang Kuntoro, AP., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa dokumen rencana kontingensi merupakan dokumen bersama yang menjadi milik seluruh perangkat daerah dan instansi terkait di Kabupaten Sleman.
“Dokumen rencana kontingensi tidak hanya digunakan untuk menyusun rencana operasi penanganan bencana, tetapi juga dapat menjadi salah satu acuan dalam memprediksi kebutuhan anggaran yang diperlukan Kabupaten Sleman dalam mempersiapkan kegiatan tanggap darurat bencana gempa bumi,” jelas Bambang.
Lebih lanjut, penyusunan rencana kontingensi diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan seluruh unsur yang terlibat dalam penanggulangan bencana. Dokumen tersebut menjadi salah satu instrumen untuk menyamakan persepsi, pembagian peran, serta kesiapan sumber daya apabila terjadi bencana gempa bumi di wilayah Kabupaten Sleman.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi dan diskusi draft dokumen rencana kontingensi. Pembahasan meliputi BAB I Pendahuluan, BAB II Situasi, serta BAB III Tujuan dan Sasaran.
Melalui pembahasan dan diskusi tersebut, masing-masing unsur diharapkan dapat memberikan masukan dan melengkapi data sesuai dengan tugas, fungsi, serta sumber daya yang dimiliki, sehingga dokumen rencana kontingensi yang disusun dapat menggambarkan kondisi dan kapasitas Kabupaten Sleman secara lebih komprehensif.
Dengan adanya penyusunan dan pembahasan secara bersama tersebut, BPBD Kabupaten Sleman berharap dokumen Rencana Kontingensi Gempa Bumi dapat menjadi pedoman bersama dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana gempa bumi di Kabupaten Sleman.





Leave a Reply