Status Aktivitas Gunung Merapi SIAGA (level III)

Terhitung Mulai Tanggal 5 November 2020

Gunung Merapi Erupsi, 193 Masyakarat Diungsikan

Ditulis oleh

|

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan bahwa Gunung Merapi mulai mengugurkan awan panas yang meluncur ke tenggara sejak pukul 23:18 WIB. Kemudian dari pukul 00:23 sampaiĀ  24:00 WIB telah terjadi sebanyak 149 kali gempa guguran selama periode pengamatan Selasa (8/3).

Magma Indonesia lewat Laporan Aktivitas Gunung Api menyatakan bahwa Gunung Merapi memasuki level 3 (Siaga) potensi bahaya yang ditimbulkan berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan dan tenggara, lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radium 3 km dari puncak.Ā  Masyarakat dihimbau agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bencana.

Akibat guguran awan panas gunung merapi, masyarakat Dusun Klangon, Kalitengah Lor, Kaliurang Timur, Glagaharjo, Cangkringan sempat diungsikan ke Barak Balai Desa Glagahharjo yang telah siap dengan bilik-bilik yangĀ  sesuai dengan Prokes di masa pandemi.

“SejumlahĀ  193 wargaĀ  terdiri dari 79 warga yang termasukĀ  kelompok rentan yakni lansia sebanyak 38 orang, balita sebanyak 40 orang, ibu hamil sebanyak 1 orang dan dewasa sebanyak 114 orang. Total keseluruhan 193 masyarakat. Saat ini masyarakat sudah kembali ke rumah masing-masing,” Jelas Kromo, Petugas Barak Glagaharjo.

Badan Penanggulangan Bencana lewat Tim Reaksi Cepat (TRC) Sleman terus memantau keadaan di lapangan bersama Lurah Umbulharjo, TNGM, BPBD DIY, SAR DIY, dan BASARNAS. Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Makwan, STP, MTĀ  juga langsung meninjau lokasi pasca eruspi merapi pada Kamis Pagi (10/03).

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Agenda Kegiatan