Status Aktivitas Gunung Merapi SIAGA (level III)

Terhitung Mulai Tanggal 5 November 2020

BPBD Sleman Siapkan Droping Air untuk Antisipasi Kekeringan

Ditulis oleh

|

SLEMAN – BPBD Kabupaten Sleman mencatat ada empat kapanewon yang memiliki risiko tinggi bencana kekeringan. Meski berisiko tinggi kekeringan pada musim kemarau seperti sekarang, sampai saat ini belum ada satupun dari empat wilayah rawan tersebut yang mengajukan droping air bersih.

Kepala Pelaksana BPBD Sleman Makwan, STP, MT mengatakan “Wilayah di Kabupaten Sleman yang memiliki ancaman bencana kekeringan yakni Prambanan, Gamping, Tempel, dan Moyudan. Keempat wilayah tersebut berpotensi kekurangan air karena letak geografisnya yang jauh dari sumber air. Makwan mengaku, dalam menghadapi bencana kekeringan tersebut pihaknya telah melakukan upaya mitigasi. Yakni, dengan menyiapkan sebanyak 145.000 liter air bersih yang terbagi dalam 29 truk tangki. Tangki-tangki air itu bisa disalurkan kepada masyarakat apabila dibutuhkan. Namun, untuk saat ini belum ada wilayah rawan kekeringan yang mengajukan droping air ke BPBD. Jadi situasi masih aman terkendali untuk kekeringan di kabupaten Sleman.”

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Sleman Suparmono menyatakan, dalam menghadapi musim kemarau tahun ini pihaknya telah melakukan antisipasi. Di antaranya, dengan melakukan sosialisasi tentang upaya menghadapi musim kemarau kepada para kelompok tani di Kabupaten Sleman. Kemudian, lanjut Suparmono, pihaknya pun juga melakukan percepatan produksi tanaman padi dan cabai di beberapa kapanewon. Melalui langkah-langkah tersebut, ia berharap petani di kabupaten Sleman dapat meningkatkan ketahanan mereka terhadap dampak El Nino dan menjaga produktivitas sektor pertanian.

 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Agenda Kegiatan