
SLEMAN – BPBD Kabupaten Sleman pada Senin (19/02) melaksanakan kegiatan pembentukan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di SD N Soprayan. Kegiatan ini di buka oleh Kepala Sekretariat BPBD Kabupaten Sleman Asih Kushartati, STP, MT. SPAB sendiri merupakan kegiatan rutin yang selalu diadakan setiap tahunnya dalam rangka meningkatkan kapasitas warga sekolah dalam penanggulangan bencana sebagai upaya untuk pengurangan risiko bencana. SD N Soprayan merupakan satuan Pendidikan yang berada di Kalurahan Girikerto Kapanewon Turi dan berjarak 11km dari puncak gunung Merapi sehingga BPBD Sleman memprioritaskan SD N Soprayan untuk dibentuk menjadi SPAB. Kepala sekolah SD N Soprayan Suratmi, S. Pd. dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada BPBD Kabupaten Sleman karena telah memberikan SD N Soprayan kesempatan untuk mengikuti kegiatan pembentukan SPAB ini. Beliau berharap dengan dilaksanakannya kegiatan seperti ini SD N Soprayan lebih siap lagi dalam menghadapi ancaman bencana.
Kegiatan ini dilaksanakan selama 6 hari yang terdiri dari 4 hari workshop di kelas dalam rangka penyusunan dokumen rencana kontingensi dan dokumen rencana penanggulangan bencana, 1 hari pelaksanaan gladi bersih simulasi penanganan bencana, dan 1 hari pelaksanaan gladi lapang simulasi penanganan bencana. Diharapkan dengan dilaksanakan simulasi penanganan bencana ini seluruh warga sekolah lebih mengerti apa yang harus mereka lakukan sesuai dengan SOP yang disepakati. Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta yang terdiri dari dari Guru, Karyawan, wali murid, komite, dan tokoh masyarakat setempat. Narasumber yang dilibatkan antara lain; BPBD Sleman, Dinas Pendidikan, Puskesmas Turi, dan di dampingi oleh Fasilitator dari lembaga Pujiono Centre.







Leave a Reply