SLEMAN – Aktivitas Gunung Merapi tercatat gempa guguran sebanyak 9 kali, dengan amplitudo 3-10 mm, durasi 39.2-98.6 detik, Rabu (25/1). Hal tersebut berdasarkan pengamatan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) 00:00-06:00 WIB. Secara meteorologi cuaca berawan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur. Suhu udara 14-20 °C, kelembaban udara 61-99 persen, dan tekanan udara 834.1-1009 mmHg.
Kemudian secara visual Gunung Merapi terlihat jelas, kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 20-75 m di atas puncak kawah. Aktivitas kegempaan vulkanik dalam jumlah : 28, Amplitudo : 3-21 mm, S-P : 0.2-1.1 detik, Durasi : 7.8-11.7 detik. Tektonik jauh jumlah : 1, Amplitudo : 10 mm, S-P : 5.19 detik, Durasi : 55 detik. Tingkat aktivitas Gunung Merapi Level III (Siaga). Rekomendasi BPPTKG potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
BPBD Kabupaten Sleman menghibau masyarakat untuk tidak mendekati atau melakukan aktivitas apapun di daerah rawan bencana serta selalu waspada.







Leave a Reply