SLEMAN – Insiden tiga Jip wisata yang terjebak banjir di Kali kuning, Umbulharjo, Cangkringan pada Kamis (29/12) menjadi perhatian serius Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sleman. Meskipun, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, tetapi beberapa upaya antisipasi dilakukan, demi keamanan dan keselamatan pengunjung.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Ishadi Zayid berkata, “Apabila di hulu (Merapi) terjadi hujan, maka kemudian di Kali kuning akan ditutup sementara, dan kendaraan Jip wisata yang sudah ada di sungai diminta naik,” katanya, Sabtu (31/12/2022). Nantinya, kata dia, di beberapa titik akan ditempatkan petugas gabungan dari Polsek, Koramil, Kapanewon, Kalurahan dan BPBD Kabupaten Sleman.Mereka ditempatkan dibeberapa titik untuk memantau situasi dan kondisi di sungai yang berhulu di Merapi. Ketika di hulu Merapi intensitas hujan tinggi dan diperkirakan akan terjadi banjir lahar hujan sampai ke bawah, maka segera diinformasikan.
Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Makwan, STP, MT sebelumnya mengungkapkan, pihaknya akan menerjunkan puluhan personel untuk patroli memantau objek wisata seputar lereng Merapi maupun non-Merapi selama libur Natal dan Tahun Baru 2023. Patroli dilakukan pada pagi, sore hingga malam hari.
“Untuk mendampingi masyarakat wisata di merapi dan non merapi, kami patroli setiap hari, pagi, siang dan malam untuk memastikan rasa aman bagi masyarakat. Terutama bagi yang aktivitas di destinasi wisata,” kata dia.







Leave a Reply