BPBD Sleman Susun Kajian Risiko Bencana Terbaru

Guna meningkatkan  pengetahuan serta pemahaman aparatur pemerintah maupun masyarakat mengenai karakteristik bencana di Kabupaten Sleman, maka BPBD Sleman pada tahun 2021 ini menyusun dokumen kajian risiko bencana untuk tahun 2021-2025. Penyusunan kajian risiko bencana saat ini sampai pada tahap FGD atau focus group discussion yang kedua. FGD kedua ini diadakan pada hari Kamis, 17 Juni 2021 di Aula Pangripta, BAPPEDA Kabupaten Sleman. Pembahasan FGD kedua yaitu seputar hasil sementara dari kajian bahaya bencana yang ada di Kabupaten Sleman serta menjaring opini dari instansi lain dan masyarakat terkait hasil kajian bahaya yang sudah dipaparkan.

                 

Adapun bencana yang disusun untuk kajian risikonya antara lain gempabumi, kebakaran hutan dan lahan, cuaca ekstrim, erupsi gunungapi, banjir lahar dingin, kekeringan, dan tanah longsor. Data-data terkait penyusunan kajian risiko didapatkan dari instansi pemerintah lain seperti Stasiun Klimatologi Mlati Yogyakarta, Stasiun Geofisika Kelas I Yogyakarta, BAPPEDA Kabupaten Sleman, Dispertaru Kabupaten Sleman, dan lainnya. Agenda FGD selanjutnya, BPBD akan menilai indeks ketahanan daerah dan kapasitas masyarakat dengan menghadirkan 86 kalurahan di Kabupaten Sleman untuk dinilai tingkat kapasitasnya.

Fia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *