SLEMAN – Pada Senin (29/05) Peserta kegiatan Pembentukan Kalurahan Tangguh Bencana (Kaltana) melaksanakan Simulasi Penanganan Bencana Angin Kencang yang melibatkan Kapanewon Minggir, Koramil Minggir, Polsek Minggir, serta Puskesmas Minggir yang didampingi oleh BPBD Sleman dan Yayasan Relung Indonesia selaku pendamping kegiatan pembentukan Kaltana di Kalurahan Sendangagung. Kegiatan ini merupakan puncak kegiatan dari serangkaian kegiatan pembentukan kaltana yang telah dilaksanakan selama 6 hari.
Pada kesempatan ini Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman Makwan, STP, MT resmi mengukuhkan sejumlah 25 peserta pembentukan kaltana menjadi Tim Siaga Bencana Kalurahan Sendangagung dan sekaligus menjadi Kalurahan ke 76 yang telah resmi terbentuk menjadi Kaltana. Di akhir kegiatan BPBD Sleman menyerahkan alat PPGD berupa dragbar dan Kotak P3K kepada Kalurahan Sendangagung beserta Dokumen Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) dan Dokumen Rencana Kontijensi (Rekonti). Dokumen ini diharapkan dapat menjadi acuan dan pegangan pemerintah Kalurahan beserta Tim siaga bencana dalam proses penanggulangan bencana di Kalurahan Sendangagung.







Leave a Reply