Guguran Lava Pijar Makin Sering, Obyek Wisata Lereng Merapi Aman di Kunjungi.

     Sleman. Meskipun sampai saat ini gunung Merapi yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan DIY masih berstatus waspada dan banyak mengeluarkan guguran lava pijar dengan jarak luncur yang tidak tentu, namun sejauh ini masih aman untuk masyarakat dan pengunjung obyek wisata di sekitar lereng Merapi. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sleman Makwan, STP., MT saat memberikan arahan kepada jajaran staf BPBD Kab.Sleman mengatakan meskipun sering terjadi guguran lava pijar tetapi masih kategori aman untuk masyarakat.

“Jadi intinya masyarakat harus paham dan tidak perlu panik dengan seringnya terjadi guguran lava pijar selama berada di titik aman yang di rekomendasikan BPPTKG, justru ini akan menjadi daya tarik tersendiri apabila guguran lava pijar ini terlihat di malam hari, seperti yang terjadi tahun 2006. Dan kubah lava ini akan runtuh apbila sudah menjapai 20 juta meter kubik, sedangkan saat ini baru sekitar 300 ribu an meter kubik. Dan saya mohon kawan kawan BPBD memberikan penjelasan kepada masyarakat bahwa obyek wisata di Sleman aman di kujungi.”,  kata Makwan di hadapan jajaran staf BPBD Kab.Sleman.

Sementara berdasar informasi dari BPPTKG Yogyakarta saat ini pertumbuhan kubah lava masih terus terjadi namun masih rendah dengan laju pertumbuhan maksimum 3.000 m3 per hari.

Pertumbuhan kubah lava per 6 Desember 2018 masih kategori rendah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *