Pemkab Sleman Bangun Huntara Tahan Gempa Di Lombok Barat

Lombok. Bertempat di Dusun Kekait 1, Desa Kekait, Kecamatan Gunungsari, Kab.Lombok Barat tim relawan dari Pemerintah Kabupaten Sleman yang juga membawa barang bantuan dari masyarakat Kabupaten Sleman dan relawan ini membuat posko. Tim yang di pimpin oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman (Makwan, STP, MT) ini membawa misi Kekait Harus Bangkit dengan agenda membuat hunian sementara (huntara) untuk warga Desa Kekait. Seperti di ketahui gempa berkekuatan 7.0 SR mengguncang Lombok Utara pada 5 Agustus 2018 lalu yang meluluh lantakkan Lombok utara, Lombok Timur dan sebagian Lombok Barat

“Desa Kekait harus segera bangkit dari keterpurukan akibat bencana, kami juga pernah mengalami bencana baik itu gempa di tahun 2006 dan erupsi Merapi tahun 2010. Belajar dari kejadian tersebut kami mensuport warga Kekait harus segera bangkit dari bencana ini. Kita siapkan peralatan kerja bakti untuk membersihkan puing bangunan yang roboh, lalu kita siapkan terpal untuk membuat hunian sementara yang sudah teruji tahan gempa dan juga relawan sudah kami siapkan”,  kata Makwan didampingi Kades Kekait HM.Zaini di posko Pemkab Sleman Peduli Gempa Lombok.

Tak ketinggalan Wakil Bupati Sleman Hj. Sri Muslimatun dan Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Sumadi, SH pun hadir bahkan menginap di tenda yang didirikan tim mengingat kejadian gempa masih sering terjadi di lokasi posko. Tim yang berjumlah 18 orang tersebut berasal dari staf BPBD 3 orang, TRC BPBD Sleman 5 orang, komunitas Relawan5 orang,  Dinas Sosial 2 orang, Tagana 3 orang yang tiba di lokasi hari Minggu 19 Agustus 2018 langsung bergerak membersihkan puing warga untuk di dirikan huntara. (Tri)

Sekda Sleman dan Kabid Kedaruratan dan Logistik terjun langsung memimpin pembuatan huntara di Dusun Kekait 1, Desa Kekait, Kec.Gunungsari, Lombok Barat.
Salah satu huntara yang tahan gempa hingga 7.0 SR yang di bangun Tim Pemkab Sleman Peduli Gempa Lombok

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *