Ayo Kerja Bakti Massal, Jogja Kembali Tangguh

Sutopo Puwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, menulis pesan twitternya, @Sutopo_BNPB “ Ayo warga Yogyakarta. Kerja bakti massal untuk Yogya Bersih Kembali. Masyarakat yang kuat gotong royong, tangguh, kompak, toleransi dan kerja keras adalah jiwa masyarakat Yogya yang cepat melenting balik pascabencana. Bersihkan lingkungan agar menjadi lebih nyaman.”

Ajakan gotong royong massal ini telah bergaung sebagai respon dampak bencana angin kencang, banjir dan tanah longsor yang menimpa sejumlah titik di wilayah DI. Yogyakarta, termasuk Sleman. Dampak bencana akibat terpaan angin siklon cempaka tersebut, barangkali baru pertama kali dialami, sehingga mengherankan dan mengejutkan banyak pihak.

Bupati Sleman Drs Sri Purnomo, M. Si telah menetapkan kejadian tersebut sebagai keadaan darurat di wilayah Sleman. Bupati juga  memerintahkan kepada Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman untuk mengordinasikan Perangkat Daerah terkait, TNI-POLRI, unsur masyarakat dan dunia usaha dalam rangka menyusun program dan melaksanakan kegiatan tanggap darurat angin kencang, banjir dan tanah longsor di wilayah Kabupaten Sleman dalam masa keadaan darurat. Saat ini upaya penanganan masih terus berlangsung.

Sementara itu Pemda DI. Yogyakarta melalui BPBD DI Yogyakarta bakal mengoptimalkan seluruh komponen yang ada, untuk bahu-membahu dalam membantu sesama yang tengah tertimpa musibah. untuk mendukung percepatan penanganan pasca bencana. Terlebih selama ini masyarakat dan pemerintah Yogyakarta dikenal memiliki track record bagus, terkait ketangguhan dalam menangani bencana. Penanganan gempa bumi Bantul tahun 2006, kemudian erupsi Gunung Merapi tahun 2010, merupakan bukti nyata, yang diakui dunia.

“Peran serta masyarakat memang harus dioptimalkan. Melalui dorongan gerakan moral dan kegiatan bersama, yang berciri gotong royong, antar warga. Tidak bisa dipungkiri, selama ini, kearifan lokal warga Yogyakarta, sangat membantu proses penanganan dan pemulihan pasca bencana, dimana konsep gotong royong sudah ada dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Plt Kepala Pelaksana BPBD DIY, Krido Suprayitno.

Kegiatan  yang akan  dilangsungkan pada hari ini Minggu, 3 Desember 2017, di sejumlah titik terdampak bencana dan diberi jargon ‘Jogja Tangguh 2017’.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.