BPBD Kab. Sleman mendapatkan fasilitasi dan pengembangan Desa Tangguh Bencana dari BNPB sebanyak 3 desa dengan ancaman bencana multihazard di tahun 2015 ini. Tiga desa tersebut yaitu Desa Argomulyo, Cangkringan dengan ancaman bencana erupsi Gunung Merapi, Desa Gayamharjo, Prambanan dengan ancaman bencana tanah longsor dan Desa Kalitirto, Berbah dengan ancaman bencana gempa bumi.
Djokolelono Julyanto, ST. Kasi Mitigasi Bencana, Bidang Pencegahan dan Keseiapsiagaan BPBD Sleman mengatakan bahwa kegiatan ini berjalan efektif 6 bulan Juli s/d Desember 2015 dengan agenda antara lain koordinasi tingkat kabupaten pada tanggal 1September 2015 dengan stakeholder kebencanaan di Gedung Pertemuan Boyong Resto, dilanjutkan Sosialisasi ke kecamatan dan desa yang mendapatkan fasilitasi pada tanggal 23 September 2015 di Gedung Pertemuan Resto Kelapa Gading .
Tiap – tiap desa akan mengadakan 20 pertemuan untuk mencapai 9 indikator yg ditentukan diantaranya penyusunan peta resiko desa, pembentukan Forum PRB (Pengurangan Resiko Bencana) , penyusunan RPB (Rencana Penanggulangan Bencana) dan RAK (Rencana Aksi Komunitas) desa, penyusunan SOP dan penyusunan rencana kontijensi. Setiap desa akan membentuk kelompok kerja dengan anggota 30 orang untuk menyusun indikator yang ditentukan dengan didampingi 2 orang fasilitator di setiap desa.






Leave a Reply