Akibat curah hujan yang tinggi di sungai yang berhulu di lereng Merapi,Pemerintah Kabupaten Sleman menetapkan satus siaga 1. Sehingga warga yang bermukim di alur sungai yang berhulu di Merapi harus segera mengungsi,namun belum sampai semua warga mengungsi di dusun Pundong ada beberapa warga yang terjebak dan menderita luka,baik ringan ataupun sedang. Semua warga diarahkan ke barak pengungsian desa Tirtomartani,tim penanganan bencana desa Tirtomartani di bantu TRC BPBD Kabupaten Sleman segera melakukan pertolongan dan evakuasi korban.
Peristiwa ini hanya simulasi bagian dari kegiatan Pelatihan Pengelola Barak Pengungsian Desa Tirtomartani yang dilaksanakan selama 2 hari di Barak Pengungsian Desa Tirtomartani yang diikuti oleh Aparat desa,Relawan,PKK dan Linmas. Pelatihan diaksanakan 2 hari (9-10/6/2015),di buka oleh Kepala Pelaksana BPBD Sleman Drs.H.Juli Setiono. Dalam kesempatan tersebut Kepala Pelaksana BPBD menyebut bahwa pelatihan ini bertujuan memberi pengetahuan kepada pengelola Barak Pengungsian agar bila terjadi pengungsian yang diakibatkan Erupsi Merapi ataupun banjir lahar hujan bisa menangani secara profesional. Pemateri kegiatan ini diantaranya dari BPBD Sleman tentang kebijakan Pemda Sleman dalam penanggulangan bencana,Dinas Kesehatan Kab.Sleman,Polres Sleman dan PMI Sleman.










Leave a Reply