Status Aktivitas Gunung Merapi SIAGA (level III)

Terhitung Mulai Tanggal 5 November 2020

TRC BPBD Sleman Laksanakan Operasi SAR Akibat Longsor Galian Septictank di Ngangkrik, Triharjo

Ditulis oleh

|

Sleman — Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Sleman bersama unsur SAR gabungan melaksanakan operasi penyelamatan (SAR) menyusul terjadinya longsor galian septictank yang menimbun tiga orang pekerja di Padukuhan Ngangkrik, Kalurahan Triharjo, Kapanewon Sleman, pada Senin (01/12). Insiden terjadi di lokasi galian dengan kedalaman sekitar 3 meter.

Kejadian bermula saat warga melakukan pembuatan galian septictank baru. Di sisi lubang galian tersebut ternyata terdapat struktur septictank lama yang sudah rapuh dan tiba-tiba runtuh. Material tanah dan tembok yang ambrol kemudian menimpa pekerja yang berada di dalam galian, sehingga tiga orang terjebak. Dari tiga korban, satu di antaranya berhasil keluar lebih dulu, satu berhasil dievakuasi bersama tim gabungan, sementara satu lainnya tertimbun material runtuhan.

Tim SAR gabungan segera melakukan upaya evakuasi menggunakan peralatan penyelamatan sesuai prosedur keselamatan dalam ruang terbatas (confined space). Adapun kondisi korban yang berhasil dievakuasi sebagai berikut:

  1. Murjianto (47 tahun) — Selamat dan dapat naik lebih dulu dari galian.
  2. Andre (30 tahun) — Mengalami sesak napas dan langsung dilarikan ke RSUD Sleman.
  3. Tujimin (55 tahun) — Dievakuasi dalam kondisi lemas dan dibawa ke RSUD Sleman pada pukul 12.30 WIB. Berdasarkan informasi pukul 13.06 WIB, korban dinyatakan mengalami henti napas dan henti nadi.

Operasi SAR ini melibatkan banyak unsur mengingat risiko tinggi pada lokasi kejadian. Adapun unsur yang terlibat yaitu: Basarnas Unit Siaga Sleman, TRC BPBD DIY, TRC BPBD Sleman, Damkarmat Sleman, PAMMAT Polda DIY, PMI Sleman, SES, TNI, Polri, SAR DIY, pamong Kalurahan Triharjo, relawan, serta masyarakat setempat. Koordinasi lintas instansi berjalan intensif untuk memastikan upaya penyelamatan dapat dilakukan secepat mungkin dengan tetap memperhatikan keselamatan petugas.

BPBD Sleman menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat serta masyarakat yang turut membantu proses evakuasi. Informasi kejadian pertama kali disampaikan oleh Dukuh Ngangkrik, Ibu Septiana Dwi Anggoro. BPBD Sleman juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam melakukan pekerjaan penggalian, terutama di area dengan struktur tanah tua atau galian lama yang berpotensi runtuh, serta memastikan prosedur keselamatan kerja diterapkan dengan baik.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Agenda Kegiatan