Sleman — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman menyelenggarakan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) pada Jumat (14/11) di Ruang Rapat Posko Utama BPBD Sleman, Pakem. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan efektivitas penanganan bencana, serta menyusun langkah strategis dalam peningkatan kapasitas penanggulangan bencana di Kabupaten Sleman.
Rapat dibuka oleh Ketua Tim Kerja Kedaruratan dan Operasional Penanggulangan Bencana Yusuf Toto Purwoko, S.T, M. Ling, kemudian dilanjutkan dengan arahan dari Kepala Pelaksana BPBD Sleman R. Haris Martapa, S. E., M. T. Dalam kesempatan tersebut, TRC BPBD Sleman memaparkan laporan pelaksanaan tugas serta berbagai kendala yang dihadapi saat penanganan bencana di lapangan. Sementara itu, Pusdalops menyampaikan evaluasi kinerja terkait pengelolaan data, informasi kebencanaan, serta tantangan dalam pemantauan situasi darurat.
Setelah pemaparan, peserta rapat mengikuti sesi diskusi untuk mengidentifikasi masalah serta merumuskan solusi yang dapat diterapkan dalam peningkatan koordinasi dan respons kebencanaan. Rapat juga menghasilkan rekomendasi perbaikan serta rencana tindak lanjut yang akan dijalankan oleh TRC, Pusdalops, dan bidang terkait di BPBD Sleman. Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Pelaksana BPBD Sleman, pejabat struktural bidang kedaruratan dan logistik, staf teknis, personel TRC, serta petugas Pusdalops, dengan total peserta lebih dari 50 orang.
Melalui rapat ini, BPBD Sleman berharap koordinasi, sinergi, dan kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana dapat semakin meningkat sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat dilaksanakan secara cepat, tepat, dan efektif.







Leave a Reply