Status Aktivitas Gunung Merapi SIAGA (level III)

Terhitung Mulai Tanggal 5 November 2020

Sarasehan Update Informasi Kebencanaan dan Persiapan Menghadapi Cuaca Ekstrem

Ditulis oleh

|

Sleman – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar kegiatan Sarasehan Update Informasi Kebencanaan serta Persiapan Menghadapi Cuaca Ekstrem di Kabupaten Sleman, bertempat di Ruang Posko Utama BPBD Sleman, Pakem, pada Rabu (14/11).

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperkuat koordinasi lintas sektor dan meningkatkan kesiapsiagaan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi potensi bencana, khususnya menjelang musim penghujan. Kabupaten Sleman diketahui memiliki potensi tinggi terhadap berbagai jenis bencana, mulai dari erupsi Gunung Merapi, banjir, tanah longsor, hingga angin kencang yang sering terjadi pada periode cuaca ekstrem.

Dalam sambutannya, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman, Haris Martapa, S.E., M.T., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya memperkuat sinergi dan pertukaran informasi antar instansi dalam bidang penanggulangan bencana. Memasuki musim hujan, potensi cuaca ekstrem seperti hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang perlu kita waspadai bersama. Melalui forum ini, kita dapat saling memperbarui informasi, merumuskan langkah mitigasi, dan memperkuat kesiapsiagaan di tingkat kabupaten maupun masyarakat.

Kegiatan  ini menghadirkan sejumlah narasumber dari instansi terkait, antara lain BPPTKG (Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi) yang memaparkan kondisi terkini aktivitas Gunung Merapi, serta BMKG Stasiun Klimatologi Yogyakarta yang menyampaikan materi tentang prakiraan cuaca dan potensi cuaca ekstrem di wilayah DIY dan sekitarnya.

Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi dan koordinasi lintas instansi guna menyusun langkah-langkah kesiapsiagaan bersama, termasuk strategi mitigasi, penyiapan sumber daya, serta mekanisme komunikasi antar lembaga ketika terjadi keadaan darurat.

Haris Martapa menambahkan bahwa BPBD Sleman terus berupaya memperkuat sistem peringatan dini (early warning system) serta memastikan kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan bencana di seluruh kapanewon.

Melalui kegiatan sarasehan ini, diharapkan terwujud peningkatan kapasitas dan sinergitas antar instansi dalam menghadapi berbagai potensi bencana, serta terciptanya koordinasi yang lebih efektif antara BPBD, BMKG, BPPTKG, dan perangkat daerah lainnya di Kabupaten Sleman. Dengan demikian, masyarakat Sleman dapat lebih siap dan tangguh dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem maupun dinamika aktivitas Gunung Merapi.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Agenda Kegiatan