Status Aktivitas Gunung Merapi SIAGA (level III)

Terhitung Mulai Tanggal 5 November 2020

Apel Siaga Kedaruratan Bencana Erupsi Gunung Api Merapi tahun 2025

Ditulis oleh

|

Sleman – Dalam rangka memperingati Bulan Pengurangan Risiko Bencana, Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar Apel Siaga dan Simulasi Kedaruratan Erupsi Gunung Api Merapi di Barak Purwobinangun, Pakem, pada Sabtu (11/10).

Apel siaga dipimpin oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, S.E., dan turut dihadiri oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya, bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Sleman. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur penanggulangan bencana, antara lain BPBD Sleman, Basarnas, Damkar, TNI, Polri, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, Tagana, PMI, Puskesmas, Satlinmas, serta unsur relawan dari berbagai komunitas kebencanaan.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan apel peralatan, sebagai bentuk pengecekan dan kesiapan sarana prasarana penanganan bencana di wilayah Kabupaten Sleman. Pelaksanaan apel dan simulasi ini menjadi penting mengingat Gunung Api Merapi saat ini berada pada status Siaga (Level III). Kondisi tersebut menuntut peningkatan kesiapsiagaan seluruh pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, dalam menghadapi potensi peningkatan aktivitas vulkanik.

Usai apel siaga, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi penanganan bencana erupsi Gunung Api Merapi yang melibatkan warga Kalurahan Purwobinangun, Pakem. Simulasi ini meliputi latihan evakuasi, penanganan pengungsi, hingga koordinasi lintas instansi dalam situasi darurat bencana.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sleman berharap dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana erupsi Gunung Merapi, sekaligus memperkuat upaya pengurangan risiko bencana di wilayah rawan erupsi.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Agenda Kegiatan