SLEMAN – Hujan disertai dengan angin kencang kembali melanda wilayah Sleman. Sebuah rumah joglo yang difungsikan sebagai fasilitas kos di Dusun Gedongan, RT 06 RW 05, Kelurahan Sinduadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, dilaporkan roboh akibat angin kencang yang terjadi pada Rabu (15/10). Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.02 WIB. Rumah joglo berukuran 8 x 12 meter tersebut tidak mampu menahan terpaan angin hingga akhirnya roboh. Akibat insiden ini, 8 orang penghuni mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM untuk mendapatkan penanganan medis.
Joglo yang roboh diketahui merupakan milik Bapak Ridwan, seorang warga Jakarta. Bangunan ini telah berdiri selama kurang lebih 6 bulan, dan saat kejadian pemilik tidak berada di lokasi.

Informasi awal mengenai kejadian ini diterima oleh Pusdalops BPBD Sleman pada pukul 16.21 WIB melalui pesan WhatsApp. Tim dari TRC BPBD Sleman, bersama unsur terkait seperti Polsek setempat, Pemerintah Kalurahan, relawan, dan warga sekitar langsung bergerak cepat melakukan asesmen dan penanganan di lokasi kejadian.
Sebagai langkah pengamanan, Polsek telah memasang garis polisi (police line) di sekitar area bangunan yang roboh untuk mencegah warga mendekat ke lokasi yang berpotensi membahayakan.
BPBD Sleman dalam asesmennya menyampaikan bahwa kejadian ini termasuk dampak dari cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi, terutama di masa peralihan musim seperti sekarang.
BPBD Sleman juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, termasuk hujan lebat disertai angin kencang. Bagi pemilik bangunan, terutama rumah semi permanen atau berbahan kayu, disarankan melakukan pemeriksaan dan penguatan struktur bangunan sebagai langkah mitigasi dini.






Leave a Reply