Status Aktivitas Gunung Merapi SIAGA (level III)

Terhitung Mulai Tanggal 5 November 2020

Kunjungan Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ke BPBD Sleman

Ditulis oleh

|

Sleman – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta melakukan kunjungan studi ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman. Kunjungan ini bertujuan untuk menggali lebih dalam mengenai Komunikasi Bencana yang diterapkan oleh BPBD dalam menghadapi bencana, dari tahap kesiapsiagaan hingga pasca bencana.
Dalam kunjungan yang berlangsung pada Jumat, 22 November 2024, Lastra, S.IP, M.Si, Kepala Bagian Umum BPBD Kabupaten Sleman, berbagi wawasan kepada mahasiswa tentang struktur organisasi BPBD serta strategi komunikasi yang diterapkan dalam penanggulangan bencana. Sebab komunikasi yang efektif sangat penting dalam memastikan masyarakat menerima informasi yang tepat waktu dan dapat bertindak dengan cepat ketika terjadi bencana.
Lastra memaparkan bahwa BPBD Sleman memiliki struktur organisasi yang terdiri dari beberapa bidang yang memiliki tugas masing-masing, mulai dari bidang perencanaan, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga rehabilitasi pasca bencana. Semua bidang ini bekerja sama untuk memastikan penanganan bencana berjalan dengan efektif dan efisien. Dalam hal komunikasi, setiap bidang memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat dan instansi terkait.
Salah satu fokus utama dalam wawancara ini adalah bagaimana BPBD Sleman berkomunikasi dengan masyarakat ketika terjadi bencana. Lastra menjelaskan bahwa BPBD Sleman memanfaatkan berbagai saluran komunikasi untuk menyebarkan informasi, baik sebelum, selama, maupun setelah bencana. Dalam tahap kesiapsiagaan, BPBD Sleman juga menggunakan media digital untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang potensi bencana yang mungkin terjadi.
Salah satu bentuk media digital yang dikembangkan BPBD Sleman adalah aplikasi Sistem Informasi Sleman Tangguh Bencana (SIMANTAB). Aplikasi ini memungkinkan masyarakat untuk mendapatkan informasi terkait bencana secara real-time, serta memberikan kemudahan bagi warga untuk melaporkan kejadian bencana secara langsung kepada BPBD. Melalui aplikasi SIMANTAB, masyarakat juga dapat mengakses berbagai informasi penting, seperti zona aman bencana, tingkat ketinggian permukaan, jalur evakuasi, lokasi pengungsian, dan tips-tips keselamatan saat bencana.
Dengan demikian pentingnya Komunikasi Bencana bukan hanya sekadar penyampaian informasi, tetapi juga menjadi sarana penting untuk membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam penanggulangan bencana. Komunikasi yang efektif dapat mempercepat respon masyarakat dan meminimalkan dampak bencana.
Kunjungan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta untuk memahami lebih jauh tentang bagaimana komunikasi berperan penting dalam penanggulangan bencana. Melalui kunjungan ini, mahasiswa diharapkan dapat mengaplikasikan ilmu komunikasi yang mereka pelajari untuk mengelola informasi dan menyampaikan pesan-pesan penting dengan lebih efektif, terutama dalam konteks komunikasi bencana. Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai peran komunikasi dalam penanggulangan bencana, diharapkan para mahasiswa dapat berkontribusi dalam mengembangkan sistem komunikasi yang lebih baik di masa depan.

 

 

(Magang)

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Agenda Kegiatan