Status Aktivitas Gunung Merapi SIAGA (level III)

Terhitung Mulai Tanggal 5 November 2020

SIMULASI GEMPA BUMI SD NEGERI DAYUHARJO BERSAMA BPBD KABUPATEN SLEMAN

Ditulis oleh

|

Sleman, 22 November 2024 — Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana alam, SD Negeri Dayuharjo menggelar simulasi gempa bumi pada Jumat, 22 November 2024. Kegiatan ini diikuti oleh 278 siswa/siswi dan 21 guru serta karyawan sekolah. Kegiatan ini bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, yang diwakili oleh Ismardiyanto sebagai pemateri.

Simulasi dimulai dengan pemaparan materi oleh Ismardiyanto, yang menjelaskan skenario apabila gempa bumi terjadi saat kegiatan belajar mengajar berlangsung. Dalam materinya, Ismardiyanto mengungkapkan pentingnya pengetahuan dasar tentang tindakan yang harus dilakukan ketika gempa bumi terjadi, terutama di dalam ruang kelas. Beberapa langkah penting yang disampaikan antara lain berlindung di kolong meja, berlindung di sudut ruangan yang jauh dari jendela dan barang-barang yang bisa jatuh, serta melindungi kepala dengan tas, buku, atau benda lainnya untuk mengurangi risiko cedera.

“Simulasi ini bertujuan agar siswa, guru, dan seluruh warga sekolah bisa lebih siap menghadapi gempa bumi yang sewaktu-waktu bisa terjadi. Pengetahuan tentang cara-cara menyelamatkan diri sangat penting, terutama di daerah yang rawan bencana seperti kita,” ungkap Ismardiyanto saat memberi penjelasan. Setelah sesi penyuluhan, simulasi dilanjutkan dengan praktek langsung. Para siswa dan guru diinstruksikan untuk melakukan evakuasi ke titik kumpul yang aman, sesuai dengan prosedur yang telah diajarkan sebelumnya.

Kepala SD Negeri Dayuharjo, Suharyati Asih Minarni, menyambut baik kegiatan ini dan berharap agar seluruh warga sekolah dapat memanfaatkan pengetahuan yang diperoleh untuk menjaga keselamatan diri masing-masing dalam situasi darurat. “Kami sangat mengapresiasi BPBD Kabupaten Sleman yang telah memberikan pelatihan ini. Semoga seluruh peserta, baik siswa maupun guru, dapat lebih waspada dan siap menghadapi kemungkinan bencana,” ujar Suharyati.

Simulasi gempa bumi ini merupakan bagian dari program pembelajaran darurat yang bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran dan keterampilan dasar dalam menghadapi bencana. Kegiatan ini diharapkan dapat mempersiapkan warga sekolah untuk lebih tanggap dalam menghadapi situasi darurat, serta mengurangi risiko cedera atau korban jiwa saat bencana terjadi.

 

(Magang)

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Agenda Kegiatan