Status Aktivitas Gunung Merapi SIAGA (level III)

Terhitung Mulai Tanggal 5 November 2020

Pelatihan Relawan Pagu Usulan Partisipatif Masyarakat (PUPM) di Kapanewon Tempel

Ditulis oleh

|

SLEMAN – BPBD Kabupaten Sleman pada Senin (18/11) melaksanakan kegiatan Pelatihan Relawan. Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Pagu Usulan Partisipatif Masyarakat (PUPM) di Kapanewon Tempel. Sasaran kegiatan ini yaitu relawan relawan yang terdaftar di wilayah Kapanewon Tempel. Kegiatan ini dilaksanakan selama 4 hari dari tanggal 18 – 21 November 2024 dan diikuti oleh 45 peserta. Lurah Sumberejo Andjar Purwanto, SE dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada BPBD Kabupaten Sleman dan seluruh relawan yang sudah hadir untuk mengikuti kegiatan Pelatihan Relawan ini. Diharapkan dengan dilaksanakannya kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas relawan sehingga dapat melaksanakan penanganan bencana dengan lancar dan sigap.

Selanjutnya yaitu Sambutan dan arahan sekaligus pembukaan kegiatan oleh kepala pelaksana BPBD Kabupaten Sleman Makwan, STP, MT. Dalam kesempatan ini Makwan meminta agar para relawan meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi cuaca ekstrim serta meningkatkan kesigapan dalam menghadapi kondisi kedaruratan. Beliau juga menambahkan relawan yang bertugas harus membawa  Kartu Identitas Relawan (KIR) ketika melakukan penanganan serta melakukan pengecekan peralatan sebelum melakukan penanganan demi kelancaran dan keamanan. 

Dalam arahannya beliau juga menjelaskan tentang mitigasi dalam rangka penanganan kekeringan dan kemarau dengan cara membuat sumur resapan disaat musim hujan sekarang ini agar air tidak terbuang percuma.


Berkaitan dengan isu tsunami dari dampak gempa megathrust, di jelaskan bahwa Kalurahan Sumberejo sendiri terletak pada ketinggian 235 mdpl, jadi seluruh warga masyarakat tidak perlu panik dari ancaman tsunami tapi tetap waspada.  Selanjutnya dalam mensikapi ancaman bahaya bencana Erupsi Gunung Merapi, jarak aman yang direkomendasikan yaitu 5km dari puncak merapi sedangkan Sumberejo sendiri berjarak 21km dari puncak gunung Merapi.

Makwan juga menekankan pada pihak kalurahan untuk selalu membuat laporan kerusakan yg terjadi akibat bencana. Di akhir sambutannya kepala pelaksana berpesan kepada seluruh peserta agar selalu siap dan siaga dalam menghadapi bencana.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Agenda Kegiatan