Sleman – BPBD Sleman menjadi narasumber dalam kegiatan sosialisasi dan simulasi bencana alam yang diadakan oleh SD Muhammadiyah Gendol III pada hari Jumat, 8 November 2024. Pada kegiatan ini, materi disampaikan oleh Yudhi Wahyu Cahyana selaku Staf BPBD Sleman dan diikuti oleh 59 siswa serta 12 guru dan karyawan sekolah, dengan Kepala Sekolah Aris Suranto, S.Pd., yang juga turut serta mendampingi.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan seluruh warga sekolah dalam menghadapi bencana, khususnya di wilayah rawan bencana seperti Sleman. Dalam pemaparan materinya, Yudhi menjelaskan berbagai potensi bencana yang ada di Sleman, seperti gunung meletus, gempa bumi, angin kencang, dst. Yudhi juga menjelaskan langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadi bencana, seperti gempa bumi. Langkah yang dipaparkan antara lain adalah berlindung di bawah meja atau menggunakan kursi sebagai pelindung, serta menjauhi kaca jendela untuk menghindari pecahan kaca. Yudhi juga menekankan pentingnya tetap tenang dan tidak panik selama proses evakuasi.
Selanjutnya, seluruh peserta mengikuti simulasi gempa bumi untuk mempraktikkan pengetahuan yang telah disampaikan. Simulasi dimulai ketika para siswa sedang melakukan kegiatan pembelajaran di kelas. Sirine berbunyi secara tiba-tiba, menandakan situasi gempa. Guru segera mengondisikan siswa untuk berlindung di bawah meja atau menggunakan kursi sebagai pelindung kepala, serta memastikan mereka menjauh dari jendela. Setelah sirine berhenti, siswa diarahkan keluar dari kelas dengan melindungi kepala menggunakan tas, dan guru mengawal mereka dari belakang menuju titik kumpul yang telah ditentukan.
Setibanya di titik kumpul, para guru melaporkan kepada kepala sekolah bahwa semua siswa aman dan tidak ada yang terluka. Kepala sekolah kemudian memerintahkan para guru untuk segera menghubungi wali murid agar menjemput anak-anak mereka, dan kegiatan pembelajaran hari itu disudahi jika situasi dirasa tidak memungkinkan untuk melanjutkan kegiatan pembelajaran.
Kepala Sekolah Aris Suranto menyampaikan apresiasinya kepada BPBD Sleman atas kegiatan sosialisasi dan simulasi ini. Ia berharap edukasi kebencanaan seperti ini dapat meningkatkan kesiapsiagaan seluruh warga sekolah. Melalui kegiatan ini, BPBD Sleman berharap dapat membentuk generasi yang lebih siap dan tanggap dalam menghadapi bencana alam, serta mengurangi risiko yang mungkin terjadi di kemudian hari.
(magang)







Leave a Reply