Pengukuhan Tim Siaga Bencana Kalurahan Sendangarum Minggir

SLEMAN – BPBD Kabupaten Sleman pada (29/05) resmi mengukuhkan sejumlah 25 peserta pembentukan Kaltana menjadi tim siaga bencana kalurahan Sendangarum. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman Makwan, STP, MT hadir untuk mengukuhkan tim siaga bencana Kalurahan Sendangarum. Pada kesempatan ini juga kepala pelaksana BPBD Kabupaten Sleman juga menyerahkan Dokumen Rencana Penanggulangan Bencana dan Dokumen Rencana Kontijensi kepada Pihak Kalurahan dan Kapanewon Minggir. Dokumen ini merupakan hasil dari kesepakatan bersama peserta pembentukan kaltana yang didampingi oleh BPBD Sleman dan Lembaga Pujiono Centre serta dapat digunakan sebagai pedoman kalurahan ketika terjadi bencana di wilayah Kalurahan Sendangarum. Makwan, STP, MT juga menghimbau kepada seluruh peserta dan tamu undangan agar lebih siap dan siaga dalam menghadapi cuaca ekstrim yang sering terjadi di wilayah Kabupaten Sleman salah satunya dengan membuat sumur resapan  agar dapat menampung air hujan pada saat musim penghujan sehingga  dapat mengurangi dampak dari kekeringan/ kemarau panjang. Selain itu beliau juga menambahkan tentang pengolahan limbah sampah olahan dapur (makanan sisa) agar tidak terbuang dan menimbulkan bau dengan cara budidaya magot, diharapkan disetiap padukuhan, RT, RW bisa mengelola limbah sampah olahan dapur ini.

Setelah prosesi pengukuhan, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan prosesi Gladi Posko Simulasi Penanganan Bencana Angin Kencang yang diikuti oleh 25 peserta yang telah dikukuhkan yang disaksikan oleh BPBD Sleman, Panewu Minggir, Kapolsek Minggir, Danramil Minggir, Kepala Puskesmas Minggir, dan Lembaga Pujiono Centre. Diakhir kegiatan Lurah Sendangarum Wiwik retno Yulianti, S. Ag. berharap dengan dilaksanakannya kegiatan gladi posko ini dan dikukuhkannya tim siaga bencana Kalurahan Sendangarum, Sendangarum dapat menjadi Kalurahan yang lebih Siap dan Siaga dalam menghadapi bencana.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *