Status Aktivitas Gunung Merapi SIAGA (level III)

Terhitung Mulai Tanggal 5 November 2020

BPBD Sleman Himbau Masyarakat Soal Potensi Kekeringan di Sleman

Ditulis oleh

|

SLEMAN – BMKG DIY mengumumkan peringatan dini kekeringan di wilayah DIY. Peringatan ini berdasar pemantau curah hujan yang dilakukan hingga 31 Juli 2023. Lembaga itu menjelaskan peringatan dini kekeringan Meteorologis adalah berkurangnya curah hujan dari keadaan normalnya, dalam jangka waktu yang panjang dengan kurun waktu bulanan, dua bulanan dan seterusnya. kekeringan dalam status WASPADA dengan hari tanpa hujan lebih dari 21 hari fan prakiraan curah hujan rendah <20 mm.

Kepala Stasiun Klimatologi DIY, Reni Kraningtyas, S.P.,M.SI. menjelaskan, “Peringatan dini kekeringan meteorologis adalah berkurangnya curah hujan dari keadaan normalnya, dalam jangka waktu yg panjang dengan kurun waktu bulanan, dua bulanan dan seterusnya, beberapa wilayah yg disebut berstatus WASPADA meliputi beberapa kecamatan di kabupaten Gunungkidul, Kulon Progo, Bantul dan Sleman. Di kabupaten Sleman, meliputi, kapanewon Berbah, Cangkringan, Depok, Gamping, Kalasan, Minggir, Ngemplak, Prambanan dan Sleman”.

Lebih jauh Reni menghimbau, agar pemerintah daerah serta masyarakat mengantisipasi dampak kekeringan meteorologis ini, yang berdampak kurangnya ketersediaan air, potensi terjadinya kebakaran hutan dan mengganggu sektor pertanian. Sehingga Masyarakat diminta untuk tetap waspada serta bersiap-siap dalam menghadapi potensi kekeringan tahun ini.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Agenda Kegiatan