Status Aktivitas Gunung Merapi SIAGA (level III)

Terhitung Mulai Tanggal 5 November 2020

Antisipasi Curah Hujan Tinggi, BPBD Kabupaten Sleman Siapkan 37 EWS

Ditulis oleh

|

SLEMAN – Beberapa hari terakhir, Kabupatenm Sleman sering diguyur hujan deras. Hal ini meningkatkan potensi kebencanaan. Mulai dari angin kencang, banjir, pohon tumbang, longsor hingga banjir lahar yang disebabkan oleh hujan dengan intensitas tinggi di Gunung Merapi. Menghadapi potensi itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman mengaku mengoptimalkan peran relawan Destana di tingkat Kalurahan untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Termasuk memastikan bahwa 37 early warning system (EWS) yang dipasang di sejumlah titik rawan saat ini berfungsi dengan baik.

“BPBD Kabupaten Sleman punya sebanyak 37 EWS (early warning system), sebagian besar dipasang untuk Gunung Merapi. Mengantisipasi banjir lahar hingga awan panas sudah kami siapkan semua, dan dalam kondisi siap, maksudnya seumpama ada rekomendasi dari BPPTKG untuk dibunyikan dalam kondisi bahaya, maka kita sudah siap.  Sudah kita cek dan kita pelihara terus,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, BPBD Kabupaten Sleman, Henry Dharma Wijaya, Senin (04/03).

Masyarakat di seputar lereng Gunung Merapi sudah sangat paham akan situasi. Bahkan, apabila ada perintah evakuasi, maka warga sudah saling mengerti. Titik kumpulnya di mana, pakai armada apa, jalur evakuasinya di mana dan menuju pengungsian mana sudah saling memahami. Henry menyampaikan, sebagian besar alat peringatan yang dimiliki BPBD saat ini terpasang di seputar lereng Merapi. Sebab, konsentrasi potensi bahaya ada di sana. Meskipun ada juga 3 alat yang dipasang di wilayah perbukitan Prambanan. Tiga alat tersebut berfungsi sebagai peringatan dini bahaya tanah bergerak atau longsor.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Agenda Kegiatan