SLEMAN – Aktivitas Gunung Merapi pagi ini landai, tidak mengeluarkan guguran lava pijar maupun awan panas, Sabtu (7/1/2023). Hal tersebut terlihat dalam pengamatan selama enam jam, mulai 00.00-06.00 WIB oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG). Kepala BPPTKG, Agus Budi S mengatakan, “Secara meteorologi, cuaca di sekitar Gunung Merapi berawan dan mendung. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur. Suhu udara 16.5-20 °C, kelembaban udara 76-94 persen, dan tekanan udara 758.9-1011 mmHg. Secara visual, gunung kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati,” jelasnya.
Gempa guguran terjadi sebanyak tiga kali dengan amplitudo 4-14 mm berdurasi 98.2-154.7 detik. Gempa hybrid/fase banyak terjadi sebanyak sekali dengan amplitudo 4 mm, S-P 0.5 detik berdurasi 6.8 detik. Vulkanik dalam terjadi sebanyak 21 kali dengan amplitudo 4-14 mm, S-P 0.2-1.1 berdurasi 7.1-10.6 detik. Tektonik jauh terjadi sebanyak 1 kali dengan amplitudo 10 mm, S-P 26.94 detik berdurasi 112.6 detik.
Potensi bahaya saat ini, kata dia, berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya. Sektor itu meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. BPBD Kabupaten Sleman menghimbau agar masyarakat selalu waspada.







Leave a Reply