Status Aktivitas Gunung Merapi SIAGA (level III)

Terhitung Mulai Tanggal 5 November 2020

27 Desa di Sleman Masuk Zona Merah Covid-19, Warga Diminta Tingkatkan Prokes

Ditulis oleh

|

SLEMAN – Kasus aktif Covid-19 di Sleman tercatat sebanyak 302 kasus, sebanyak 49 kasus dirawat di rumah sakit, 30 kasus menjalani isolasi di Gedung Isoter Gemawang dan 223 kasus lainnya menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing hingga Senin (25/07).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman sekaligus penanggungjawab Isoter Rusunawa Gemawang, Makwan, STP, MT mengatakan, “Peningkatan kasus Covid-19 di Sleman berdampak pada kenaikan zona merah Covid-19 di tingkat kalurahan atau desa. Per 24 Juli, dilaporkan sebanyak 27 desa yang masuk zona merah. Sebelumnya hanya 11 desa yang masuk zona merah Covid-19.”

Adapun 27 zona merah di Kabupaten Sleman saat ini tersebar antara lain di Desa Argomulyo, Wukirsari, Maguwoharjo, Condongcatur, Catur Tunggal, Purwomartani, Tirtomartani Selomartani, Sendangsari, Sendangadi, Sumberadi, dan Tlogoadi. Selain itu zona merah Sleman juga menyebar di Kelurahan Tirtoadi, Donoharjo, Sukoharjo, Sariharjo, Wedomartani, Widodomartani, Purwobinangun, Hargobinangun, Madurejo, Margorejo, Lumbungrejo, Pondokrejo, Bangunkerto, Donokerto, dan Girikerto.

Jumlah zona merah kalurahan saat ini melonjak signifikan jika dibandingkan hasil pendataan pada 10 Juli lalu di mana hanya 10 kalurahan yang masuk zona merah. Untuk zona oranye saat ini hanya ada tiga kalurahan, masing-masing Ambarketawang, Balecatur dan Harjobinangun.

“Sebanyak 21 kalurahan dari 86 kalurahan di Sleman saat ini masuk zona kuning dan sisanya zona hijau,”  tambahnya.

 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Agenda Kegiatan