SLEMAN – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sleman kembali memulai program vaksinasi tahap kedua dosis pertama bagi hewan ternak pada hari Selasa pagi (26/07). Langkah ini adalah bagian dari upaya menanggulangi wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Bumi Sembada yang hingga kini telah mencapai 5.592 kasus.
Sasaran vaksin tahap kedua pada dosis pertama ini masih diprioritaskan bagi sapi perah maupun sapi pedaging. Kepala DP3 Sleman, Suparmono mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sleman telah menerima 3.900 dosis vaksin PMK. Dari jumlah tersebut, 3.100 dosis bakal digunakan untuk vaksinasi dosis kedua yang sebelumnya telah disuntik vaksin tahap pertama pada 25 Juni 2022.
Sedangkan, 800 dosis diperuntukkan untuk vaksinasi tahap kedua dosis pertama, yang telah disuntikkan pada Selasa (26/7).
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman, Makwan, STP, MT menyatakan, “Sasaran Vaksin tahap kedua dosis pertama ini antara lain, di kandang ternak wilayah Kapanewon Prambanan 150 dosis.
Kemudian di Berbah 150 dosis, di Depok 100 dosis dan Cangkringan-Pakem-Turi masing-masing 50 dosis. Selanjutnya, vaksinasi juga dilakukan di Seyegan 150 dosis dan Minggir 100 dosis. Totalnya sebanyak 800 dosis. Untuk daerah Prambanan di khususkan untuk ternak kambing sedangkan untuk Seyegan dikhususkan untuk ternak sapi.”







Leave a Reply