BPBD Kabupaten Sleman pada hari Rabu siang (15/06) dalam acara pelatihan pengelolaan barak pengungsi bencana menyalurkan bantuan berupa disinfektan, APD, dan handsoap untuk berkontribusi dalam memberantas PMK (Penyakit Mulut dan Kuku). Bambang Kuntoro, selaku Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik mewakili BPBD Kabupaten Sleman dalam penyerahan bantuan logistik untuk penanganan PMK kepada lurah Tamanmartani, Kalasan.
Penyakit PMK sendiri merupakan sebuah penyakit infeksi virus (family Picornaviridae) yang bersifat akut dan sangat menular pada hewan berkuku genap/belah (cloven-hoofed). Penyakit ini ditandai dengan adanya pembentukan vesikel atau lepuh dan erosi di mulut, lidah, gusi, nostril, puting, dan di kulit sekitar kuku, pincang dan bahkan kuku bisa terlepas, hipersalivasi, hewan lebih sering berbaring. Namun, PMK tidak ditularkan kepada manusia (tidak termasuk Zoonosis).
Meskipun tidak termasuk Zoonosis, BPBD Kabupaten Sleman tetap berkontribusi dalam penanganan PMK. Dwi Hardjanto selaku Kepala Seksi Logistik Bencana menyatakan, “Selagi BPBD Kabupaten Sleman mempunyai logistik untuk bisa membantu penanganan PMK ini, tentu kami (BPBD Kabupaten Sleman) akan usahakan penyaluran logistik tersebut.”







Leave a Reply