Status Aktivitas Gunung Merapi SIAGA (level III)

Terhitung Mulai Tanggal 5 November 2020

Lurah Sekitaran Merapi Bersinergi dengan BPBD Sleman, Mengantisipasi Merapi

Ditulis oleh

|

Kalak BPBD Sleman, Makwan STP, MTĀ  menyampaikan bahwa BPBD Sleman bersama dengan lurah sekitaran merapi bersinergi untuk mengantisipasi keadaan Gunung Merapi yang mungkin sewaktu-waktu dapat kembali memburuk. Gunung Merapi sendiri kembali erupsi Minggu Siang (20/03) dengan meluncurkan guguran awan panas sebanyak 5 kali secara beruntun kearah Tenggara dengan jarak luncuran sejauh 3,5 km.

Berdasarkan Magma Indonesia di Laporan Aktivitas Gunung Merapi pada hari Minggu (20/03) bahwa Gunung Merapi mengalami 69 kali gempa Guguran dengan lama gempa 22-161 detik. Potensi bahaya saat ini meliputi sungai-sungai di sekitaran merapi yakni Sungai Ā Boyong , Sungai Bedog, Sungai Krasak, Sungai Woro, Sungai Gendol dengan jarak maksimal 3-5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Hal ini membuat BPBD Sleman bersama Desa-Desa Penyangga Bencana di sekitaran merapi untuk selalu bersiap siaga. Bapak Kalak BPBD Sleman, Makwan STP, MT menyatakan ā€œSetelah diadakan Focus Group Discussion dengan tema Dampak Erupsi Merapi dan Rencana Penanganan Darurat Wilayah Terdampak, beberapa daerah yang jauh dari desa penyangga atau shelter meminta alternatif lain dan disetujui bahwa bila terjadi erupsi Gunung Merapi kembali, desa di sekitaran Magelang akan memiliki shelter alternatif yang tidak terlalu jauh. Kemudian, penambang material dan kawasan Sungai Gendol sekarang ini nol aktivitas supaya bila terjadi erupsi mendadak, evakuasi dapat dilakukan secara cepat.ā€

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Agenda Kegiatan