SOSIALISASI KEJADIAN LUAR BIASA PENYAKIT/WABAH ZOONONIS

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sleman melalui Bidang Kedaruratan dan Logistik melaksanakan sosialisasi kejadian luar biasa penyakit/wabah Zoonosis yang melibatkan 23 lurah, 10 kelompok ternak, 5 Takmir Masjid, Rumah pemotongan hewan Kabupaten Sleman dan Forum Komunikasi Komunitas Relawan Sleman (FKKRS) dengan menggunakan protokol Kesehatan yang ketat.

    

BPBD Sleman menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan dan Dinas Pertanian, Pangan, Perikanan Kabupaten Sleman. Diawali dengan sambutan dan pembukaan oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan logistik, Makwan, STP, MT. Dilanjutkan pemberian materi antisipasi dan penanganan wabah zoonosis pada hewan ternak, oleh drh. Wisnu Sutomo dari Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman. Beliau menjelaskan beberapa wabah zoonosis di kabupaten Sleman, antara lain Leptospirosis, Rabies, Antrax, Flu Burung, Brucellosis dan Pes.

Pada sesi kedua, Materi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman yaitu dampak dan penanganan wabah zoonosis terhadap Kesehatan manusia. Dalam materi tersebut dijelaskan pengertian dasar zoonosis yang berarti penyakit yang tadinya berasal dari hewan kemudian menulari manusia, dan suatu saat dari manusia yang tertular , kemudian menulari kembali ke hewan.

Dijelaskan juga langkah pencegahan dan pengendalian wabah zonosis. Beberapa poin penting upaya untuk mencegah penularan penyakit zoonosis pada manusia meliputi :

  1. Mengendalikan zoonosis pada hewan dengan eradikasi atau eliminasi hewan yang positif secara serologis dan melalui vaksinasi.
  2. Memantau kesehatan ternak dan tata laksana peternakan di tingkat peternak
  3. Memperketat pengawasan lalu lintas ternak dengan menerapkan sistem karantina yang ketat, terutama dari negara tertular.
  4. Menjaga kebersihan kandang dengan menyemprotkan desinfektan.
  5. Menggunakan alat pelindung seperti sarung tangan, masker hidung, kaca mata pelindung, sepatu boot yang dapat didesinfeksi, dan penutup kepala bila mengurus hewan yang sakit.
  6. Memasak dengan benar daging sapi, daging unggas, dan makanan laut serta menghindari mengonsumsi makanan mentah atau daging yang kurang masak.
  7. Jika tergigit anjing atau kucing, segera mencuci luka bekas gigitan dengan sabun di bawah kucuran air mengalir selama 10-15 menit agar dinding virus yang terbuat dari lemak rusak oleh sabun.
  8. Segera ke dokter atau ke rumah sakit untuk mendapat vaksinasi.

Nur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *