Status Aktivitas Gunung Merapi SIAGA (level III)

Terhitung Mulai Tanggal 5 November 2020

BPBD Sleman Sosialisasikan SIMANTAB untuk Relawan Kalurahan di Kapanewon Kalasan

Ditulis oleh

|

Sleman, 18 November 2024 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman menggelar kegiatan sosialisasi bersama para relawan kalurahan di Kapanewon Kalasan pada Senin (18/11). Acara ini dihadiri oleh 25 relawan dari setiap kalurahan yang berada di wilayah tersebut. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengenalkan aplikasi SIMANTAB sebagai inovasi terbaru dalam meningkatkan pelayanan penanggulangan bencana kepada masyarakat.

Aplikasi SIMANTAB dirancang untuk memberikan kemudahan akses informasi dan panduan terkait mitigasi bencana, termasuk erupsi Gunung Merapi. Dalam sosialisasi ini, Bambang Kuntoro, A.P.M.Si., selaku Kepala Bidang Kedaulatan dan Logistik BPBD Sleman, memaparkan berbagai fitur dan manfaat aplikasi tersebut kepada relawan. Bambang menjelaskan, “SIMANTAB dirancang untuk mendukung kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana. Aplikasi ini menyediakan data akurat mengenai zona aman, informasi terkini terkait bencana, dan panduan mitigasi.”

Selain itu, BPBD Sleman membantu para relawan melakukan proses registrasi aplikasi. Dengan menggunakan SIMANTAB, masyarakat dapat mengetahui jarak aman dari zona rawan bencana, terutama dalam konteks ancaman erupsi Gunung Merapi. Dalam aplikasi tersebut, terdapat fitur-fitur seperti: Peta Zona Aman:  Menampilkan lokasi-lokasi aman berdasarkan jarak bahaya/aman dari Gunung Merapi. Kemudian Fitur Panduan Tanggap Darurat: Menyediakan langkah-langkah darurat yang dapat diakses dengan mudah, seperti cara mencegah bencana  hingga mengatasinya.

“Kami ingin semua relawan kalurahan mampu menggunakan aplikasi SIMANTAB dengan baik, sehingga bisa menjadi perantara informasi bagi masyarakat,” ujar Bambang. Para relawan tampak antusias selama sesi tanya jawab. Mereka aktif berdiskusi tentang cara menggunakan fitur-fitur aplikasi dan strategi untuk menyebarluaskan manfaatnya di tingkat kalurahan. BPBD Sleman berharap kehadiran aplikasi ini mampu meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana, sehingga dapat meminimalkan risiko korban dan kerugian.

 

 

(Magang)

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Agenda Kegiatan