Status Aktivitas Gunung Merapi SIAGA (level III)

Terhitung Mulai Tanggal 5 November 2020

PELATIHAN RELAWAN DI KALURAHAN SENDANGADI

Ditulis oleh

|

SLEMAN – BPBD Sleman pada hari Rabu, 13 November 2024 melaksanakan kegiatan Pelatihan Relawan yang diadakan di Balai Kalurahan Sendangadi, Mlati, Sleman. Kegiatan ini dibuka dengan sambutan dari Lurah Sendangadi, Sugengno. Dalam sambutannya Sugengno menyampaikan terimakasih kepada BPBD Sleman yang telah bersedia menyampaikan materi, dan tak lupa kepada relawan yang bersedia hadir.

Acara dilanjut dengan sambutan dan penjelasan terkait potensi bencana kekeringan di Kapanewon Mlati, khususnya Kalurahan Sendangadi yang disampaikan oleh Makwan, STP, MT, selaku Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman. Makwan menyampaikan pentingnya pembuatan drainase atau sumur resapan air, yang dapat mengalirkan dan menyerap air ke tanah, sehingga air dapat disimpan, dan dapat digunakan saat situasi darurat. Ia juga menekankan bahwasannya dalam pencegahan bencana kekeringan ini, dibutuhkan kerjasama serta dukungan masyarakat bersama BPBD Sleman, serta jajaran instasi terkait.

Disamping itu, Makwan juga menjelaskan tentang potensi dan ancaman gempa megathrust yang waktunya tidak bisa diprediksi. Gempa megathrust adalah jenis gempa yang berpotensi menghasilkan kekuatan besar dengan magnitudo di atas 8,0 SR dan bisa memicu tsunami. Indonesia memiliki wilayah berpenduduk padat, sehingga gempa megathrust bisa menjadi bencana besar jika masyarakat tidak mampu beradaptasi.

Tak hanya itu, BPBD Sleman lewat Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, St. Haenry Dharma Widjaja, S.H., M.Pd., menjelaskan kesiapsiagaan dalam pencegahan bencana. Haenry menyampaikan bahwa pencegahan dalam pengurangan resiko bencana bisa dilakukan dengan hal-hal yang sederhana, mulai dari penataan tata ruang yang lebih aman, seperti tidak memasang hiasan besar di atas dinding kamar tidur, sampai menyediakan tempat kosong di sudut-sudut ruangan sebagai pelindung saat terjadi bencana.

Di sesi selanjutnya, Agus Hermawan dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman, sebagai pemateri menjelaskan tentang bagaimana komunikasi yang efektif, mulai dari mengecek kembali sumber berita agar tidak termakan hoaks, hingga bagaimana komunikasi yang efektif sebelum, saat, dan pasca bencana. Agus juga menekankan bagaimana pentingnya komunikasi yamg efektif dalam penanganan bencana.

Kegiaan Pelatihan Relawan ini diselenggarakan 4 (empat) hari, yang diikuti oleh kurang lebih 45 peserta, antara lain relawan, Jaga Warga, dan PKK Kalurahan Sendangadi.

 

 

(Magang)

 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Agenda Kegiatan