Status Aktivitas Gunung Merapi SIAGA (level III)

Terhitung Mulai Tanggal 5 November 2020

Gunung Merapi Luncurkan 45 Kali Guguran Lava

Ditulis oleh

|

SLEMAN – Gunung Merapi teramati mengalami 45 kali guguran lava pijar selama masa pengamatan Kamis (17/08), dengan rincian, 36 kali guguran lava ke arah barat daya (Kali Bebeng) dengan jarak luncur maksimal 1.800 meter, 1 kali ke barat (Kali Senowo) dengan jarak luncur 1.400 meter dan 8 kali ke selatan (Kali Boyong) dengan jarak luncur maksimal 1.600 meter.

Adapun cuaca Gunung Merapi cenderung cerah dan  berawan, dengan angin yang dominan bertiup lemah hingga sedang ke arah timur dan barat. Sementara, suhu udara berada di kisaran 14-27 °C, kelembaban udara 48-85.6 persen, dan tekanan udara 840-918.7 mmHg. Visual gunung tampak jelas, asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 75 meter di atas puncak kawah.

Lebih lanjut, BPPTKG juga memaparkan potensi bahaya saat ini, berupa guguran lava dan awan panas di sektor selatan-barat daya, meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Kemudian, sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif, dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Oleh sebab itu, masyarakat diminta agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya, sekaligus mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi , serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan. BPBD Kabupaten Sleman menghimbau Masyarakat agar tidak melakukan aktivitas apapun di area potensi bahaya serta selalu meningkatkan kewaspadaan.

 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Agenda Kegiatan