Senin (23/12) jam 16.00 waktu setempat, kejadian tanah longsor menimpa wilayah Prambanan Kabupaten Sleman, tepatnya di Dusun Klumprit II Desa Wukirharjo. Kejadian ini mengakibatkan rumah bagian dapur milik Sukarno (48 tahun) warga Rt03/Rw 10, mengalami rusak ringan dan talud jalan padukuhan (jalan lingkungan) sepanjang 20 meter dengan ketinggin 8 meter mengalami rusak berat. Kerugian diperkirakan mencapai 75 juta rupiah – .kerusakan rumah 15 juta rupiah dan kerusakan talud 60 juta rupiah. Kejadian tanah longsor ini dipicu oleh jenuhnya kondisi tanah di sekitar lokasi setelah diguyur hujan dengan intensitas sedang selama 3 hari sebelumnya.


Pada saat ini, Selasa (24/12) masyarakat bersama dengan relawan dan aparat pemerintah daerah sudah melakukan penanganan kerja bakti untuk membersihkan material tanah dan batu yang berada di sekitar lokasi. Adapun BPBD Kabupaten Sleman telah menyerahkan bantuan berupa bantuan logistik (logistik pangan sebanyak 10 paket, lauk pauk sebanyak 10 paket dan famili kit sebanyak 10 paket), peralatan gotong royong (angkong, senggrong, sekop, cangkul, plancong, linggis dan keranjang bambu), yang diserahkan oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, H. Makwan STP MT kepada korban dan disaksikan oleh perwakilan Muspika Prambanan. Sedangkan dari Dinas Nakersos Kabupaten Sleman pada hari yang sama juga menyerahkan logistik pangan untuk dapur umum (beras, minyak goreng, mie instan dan sarden) yang diperuntukan mendukung pelaksanaan kerja bakti.

BPBD Kabupaten Sleman menghimbau kepada seluruh warga masyarakat yang bermukim di daerah rawan bencana untuk selalu meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan selama musim penghujan yang saat ini belum mencapai puncak curah hujan.






Leave a Reply