Status Aktivitas Gunung Merapi SIAGA (level III)

Terhitung Mulai Tanggal 5 November 2020

15 Kali Guguran Gempa di Gunung Merapi

Ditulis oleh

|

SLEMAN – Gunung Merapi pada hari Senin (25/07) berdasarkan periode pengamatan pukul 12.00-18.00 WIB mengalami 15 kali gempa guguran dan 1 kali gempa tektonik jauh. Seperti dilaporkan laman resmi magma.esdm.go.id, Aktivitas Gunung Merapi, Pengamatan Visual Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang tinggi sekitar 50-75 meter dari puncak.

Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah ke arah barat. Klimatologi Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah ke arah barat. Suhu udara sekitar 17.4-21°C. Kelembaban 54-83%. Tekanan udara 652-687 mmHg. Pengamatan Kegempaan 15 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-29 mm dan lama gempa 18.6-114 detik. 1 kali gempa tektonik Jauh dengan amplitudo 4 mm, S-P 26.2 detik dan lama gempa 89.9 detik.

Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. 2. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. 3. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi. 4. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Agenda Kegiatan