Respon Pemerintah Kabupaten Sleman terhadap Aktivitas Gunung Merapi Tanggal 22 Juli 2013

1.    Kronologi:

  • Pada tanggal 22 Juli 2013 pukul 04.14 WIB terjadi hembusan abu vulkanik selama 34 menit yang terbawa angin mengarah ke arah selatan, timur, dan tenggara Gunung Merapi.
  • Warga masyarakat di Desa Glagaharjo, Umbulharjo, dan Kepuharjo (Kecamatan Cangkringan) pada saat itu juga mendengar suara gemuruh dari Gunung Merapi.

 

2.    Respon Masyarakat:

  • Sebanyak sekitar 600 orang penduduk di 4 dusun di Desa Glagaharjo (Dusun Kalitengah Lor, Kalitengah Kidul, Srunen, dan Singlar) mengungsi secara mandiri ke Balai Desa Glagaharjo.
  • Sebanyak kira-kira 100 orang penduduk di Desa Umbulharjo mengungsi secara mandiri ke Balai Desa Umbulharjo.
  • Sedangkan penduduk di Desa Kepuharjo tidak ikut mengungsi, namun sebagian berkumpul di pinggir-pinggir jalan.

 

3.    Respon BPBD Kabupaten Sleman

  • Personil BPBD Kabupaten Sleman telah berada di Posko Utama Pakem sejak pukul 04.30 WIB untuk merespon aktivitas Merapi.
  • Pada pukul 06.30 WIB, berdasarkan informasi BPPTKG Yogyakarta yang menyatakan kondisi Merapi masih Aktif Normal dan tidak mengkhawatirkan. Kemudian, BPBD Kabupaten Sleman mengumumkan kepada pengungsi untuk tidak panik dalam menghadapi bencana ini dan harus tetap sadar bahwa tinggalnya di lokasi rawan bencana sehingga harus tetap waspada dan siaga, selanjutnya pengungsi kembali ke rumah masing-masing  kecuali sebanyak 50 orang balita dan lansia masih ditempatkan di pengungsian sampai pukul 11.30 WIB.
  • BPBD juga menyediakan logistik pengungsi untuk balita dan lansia, berupa: air minum, roti, dan bubur bayi.
  • BPBD telah mengadakan rapat koordinasi pada tanggal 22 Juli 2013 jam 09.00 di Posko Utama Pakem dengan instansi terkait, Muspika, dan kepala desa di wilayah yang terdampak dalam rangka peningkatan kesiapsiagaan aparat.
  • BPBD menyiagakan personil SAR Sleman dengan piket 24 jam di Posko Induk Kantor BPBD dan Posko Utama Pakem. Selain itu, BPBD juga menyiagakan logistik, peralatan, dan rencana kontijensi Merapi yang telah dibuat.
  • BPBD juga akan memperbarui data penduduk dan sumber dayanya di wilayah yang dimungkinkan terdampak.
  • Tim TRC BPBD DIY dengan truk serbaguna membawa pulang pengungsi kembali ke rumah masing-masing.

 

4.    Hasil rapat koordinasi yang dilakukan oleh BPBD pada hari Senin, 22 Juli 2013 jam 09.00 dihadiri oleh Assek Bidang Pembangunan, Kepala BPBD DIY, Kepala SKPD terkait, Camat dan Muspika (Kecamatan Turi, Pakem, Cangkringan dan Ngemplak) serta kepala Desa terkait dengan hasil sebagai berikut :

  • Beberapa barak fasilitas MCK-nya belum siap, seperti: Barak di Balai Desa Purwobinangun, Glagaharjo, Girikerto, dan Kepuharjo.
  • Barak-barak pengungsian yang telah terbangun belum diserahterimakan kepada Pemerintah Kabupaten Sleman setelah selesai dibangun sehingga kuncinya juga belum diserahkan ke Desa atau pengelolanya.
  • Sebagian jalur evakuasi penduduk banyak mengalami kerusakan, sehingga perlu segera diperbaiki.
  • Arus lalu lintas di jalur evakuasi padat dengan adanya banyak truk pengangkut sirtu (pasir dan batu) yang lalu lalang, seperti: jalur dari dan ke Kepuharjo.
  • Belum ada alternatif tempat pengungsian hewan ternak.

 

5.    Kesiapan Instansi Terkait

  • Untuk mengatasi arus lalu lintas yang padat di jalur evakuasi, Dinas SDEAM telah siap menyusun keputusan untuk menghentikan sementara penambangan sirtu. Polres Sleman dan Kodim akan mengamankan keputusan penghentian tersebut.
  • Dinas PUP akan menginventaris data jalan-jalan evakuasi yang rusak dan menyiapkan WC portable untuk mengatasi belum siapnya MCK di barak-barak.
  • Dinas Pertanian, Perternakan, dan Kehutanan akan menyiapkan data ternak berbasis dusun sebagai langkah antisipasi kejadian lanjutan hujan abu atau akibat bahaya lainnya.
  • Dinas Perhubungan akan memasang spotlight di beberapa titik dan menegakkan rambu-rambu peraturan lalu lintas di jalur-jalur evakuasi.
  • Dinas Kesehatan telah membagi sejumlah masker ke para pengungsi dan menyiagakan masker dan obat-obatan.
  • Dinas Nakersos menyiagakan logistik keperluan pengungsi.
  • Desa-desa dan Kecamatan Cangkringan, Turi, Pakem, dan Ngemplak akan mengirimkan data terbaru penduduk, jumlah ternak, dan kemampuan kendaraan untuk evakuasi pengungsi.

 

6.      Status Gunung Merapi

Informasi dari BPPTKG Yogyakarta pada tanggal 22 Juli 2013 pukul 11.00 WIB status Gunung Merapi masih Aktif Normal.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sleman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *