Menurut keterangan resmi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, erupsi Gunung Merapi terjadi dua kali.
Erupsi pertama terjadi pada pukul 09.13 WIB dan tercatat di seismogram dengan amplitudo 75 mm dengan durasi 328 detik, tinggi kolom erupsi teramati lebih kurang 6.000 m dari puncak dengan arah angin menuju ke barat.
Erupsi kedua terjadi pada pukul 09.27 WIB, dengan amplitudo 75 mm. Sementara, durasi erupsi tercatat 100 detik. Namun, menurut BPPTKG, tinggi kolom erupsi tidak teramati.
Pasca eruspi tersebut, BPPTKG Yogyakarta masih menetapkan status Gunung Merapi pada level II (waspada), warga juga diumbau untuk tidak beraktivitas di radius aman 3km dari puncak Gunung Merapi.







Leave a Reply