Feb 10

BPBD Sleman Salurkan Bantuan Darurat Untuk Korban Bencana Angin Kencang

Minggir.  Menindak lanjuti kejadian angin kencang yang terjadi pada hari Kamis (9/02/2017) kemarin, yang menerjang wilayah kecamatan Minggir dan Seyegan BPBD Sleman menyalurkan bantuan untuk penanganan darurat. Adapun bantuan yang di sampaikan ke masyarakat berupa paketan makanan instan dan terpal untuk penanganan darurat  rumah yang atapnya rusak.

Seperti diketahui bahwa pada hari Kamis (9/2/2017) hujan deras dan angin kencang menerjang wilayah  kecamatan Minggir dan Seyegan puluhan rumah rusak mulai ringan hingga sedang, yang rata rata kerusakan pada atap. Tim Reaksi Cepat BPBD Sleman yang dipimpin langsung oleh Ka.Bidang Kedaruratan dan Logistik Makwan,STP,MT langsung terjun dilapangan di bantu warga dan komunitas relawan penanggulangan bencana untuk mengevakuasi pohon yang tumbang. Penanganan dan evakuasi pohon yang tumbang berlangsung sampai malam hari karena banyaknya pohon yang tumbang.

Di dusun Gamping tengah, Ambarketawang, Kecamatan Gamping sebatang pohon melinjo roboh menimpa rumah Kamiyem (58) yang mengakibatkan rumah bangunan semi permanen tersebut nyaris roboh, beruntung saat kejadian pemilik rumah sedang berada di tempat saudaranya sehingga tidak menimbulkan korban jiwa dalam kejadian ini. sementara pohon melinjo berhasil di evakuasi TRC,warga dan komunitas relawan penanggulangan bencana.

 

WhatsApp Image 2017-02-10 at 14.19.17(1)WhatsApp Image 2017-02-10 at 14.20.08(1)

WhatsApp Image 2017-02-10 at 14.20.08(2)

Jan 24

HUJAN DERAS BEBERAPA TITIK DI SLEMAN LONGSOR

Sleman. Setelah beberapa hari yang lalu wilâyah Kabupaten Sleman di serbu bencana angin kencang, tadi siang (Selasa, 24/01/17) beberapa titik di Kawasan Kabupaten Sleman terjadi tanah longsor, setelah beberapa jam hujan yang disertai angin kencang yang menumbangkan beberapa pohon. Tanah longsor di dusun Bangunrejo, Desa Tridadi, Kecamatan Sleman merusak bangunan MCK milik masjid dusun setempat dan mengancam rumah milik warga. Sempat terjadi kepanikan Saat tim BPBD Sleman yang dipimpin Ka.Bidang Kedaruratan Dan Logistik Makwan, STP.MT melakukan asesment di rumah yang terancam, saat di dalam rumah tim mendengar suara gemuruh yang diikuti longsornya bangunan MCK masjid ke jurang berkedalaman 8 meter yang. Sontak saja semua berhamburan keluar dari rumah tersebut, sedangkan posisi pondasi rumah sudah menggantung. .

Sementara di desa Condongcatur satu rumah mengalami kerusakan yang cukup parah setelah hujan yang mengguyur sekitar jam 14.00 itu membuat tanggul longsor dan menimpa rumah milik Agus Rohadi (57), kerusakan terparah di tembok bagian kanan yang jebol akibat hantaman tanggul dari atasnya. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, cuma jumlah kerugian masih belum can dihitung karena masih di inventarisir.

Ka.Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Makwan, STP.MT Yang memimpin langsung operasi dilapangan mengatakan bahwa kemungkinan hujan Masih akan berlangsung beberapa hari kedepan, oleh karena itu masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaanya.

“Masyarakat, Relawan, TRC Dan SKPD harus siap apabila sewaktu waktu dipanggil bilamana terjadi bencana”, katanya di lokasi tanah longsor. Disaat yang sama BPBD Sleman menyerahkan bantuan berupa paket lauk pauk, paket tambahan gizi dan selimut yang diterima Agus Rohadi didampingi dari Muspika Kecamatan Depok. Sementara untuk mengatasi longsoran, Makwan berjanji akan mengirim tim TRC Yang dibekali peralatan untuk  menyingkirkan sisa sisa longsoran.

img20170124170945

img20170124193213

 

Jan 09

SIAGA DARURAT, SLEMAN DISERBU ANGIN KENCANG BEBERAPA ORANG TERLUKA

Sleman. Hujan disertai angin kembali melanda wilayah Kabupaten Sleman (Senin,9/01/2017), bahkan beberapa pohon dilaporkan tumbang ada yang melintang di jalan dan menimpa rumah di beberapa titik. Di lapangan Denggung sebuah pohon beringin roboh menipa warung angkringan dan sebuah sepeda motor, serta melukai 3 orang yang sedang duduk di bawahnya.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Makwan STP,MT mengatakan sejauh ini laporan yang masuk 35 unit rumah rusak, 5 pohon roboh melintang di jalan. Sementara untuk korban luka ada 5 orang yang langsung di larikan ke RSUD Murangan.

“Sampai saat ini kawan kawan PUSDALOPS bersama TRC masih melakukan pendataan, dan kemungkinan masih akan terus bertambah. Dan beberapa titik yang belum tertangani akan di lanjudkan besok pagi”.

Terpisah Kepala Pelaksana BPBD Sleman Joko Supriyanto mengatakan sangat berterimakasih pada relawan yang tergabung dalam FKKRS, tanpa di perintah dengan cepat datang ke lokasi untuk membantu petugas mengatasi pohon yang roboh. (Tri)

img20170109180006

 

img_20170109_214225

 

Oct 12

Hujan Deras, Beberapa Titik Kawasan Lereng Merapi Longsor

Cangkringan. Hujan yang mengguyur kawasan lereng Merapi pada hari Selasa, 11/10, malam mengakibatkan beberapa titik di kawasan lereng selatan Merapi  longsor. Di kawasan Umbulharjo Cangkringan longsor mengakibatkan saluran pipa air bersih milik warga dan milik PDAM Slemanmengalami kerusakan.

Masih di kawasan Umbulharjo Cangkringan, longsor dari tebing Taman Nasional Gunung merapi (TNGM) mengakibatkan saluran irigasi yang mengarah ke kawasan Kaliurang tertutup material dan dahan dan batang pohon. Untuk membuka akses saluran irigasi dan  air bersih, warga bergotong royong dibantu dari TRC BPBD Sleman dan komunitas relawan bencana. Tim BPBD Sleman yang datang ke lokasi sempat kewalahan dengan jalur yang harus menuruni lereng untuk sampai ke lokasi longsor. Tidak ada kerugian korban jiwa akibat  kejadian longsor di kedua lokasi  tersebut

Longsor juga terjadi di obyek wisata Tlogo Putri, yang mengakibatkan beberapa fasilitas wisata mengalami kerusakan  diantaranya beberapa petunjuk arah dan jalan yang tertutup material longsoran.

Menurut Kepala Resort Kaliurang Teguh Wardaya, longsor terjadi Selasa malam saat hujan mengguyur kawasan Tlogo Putri dan sekitarnya. Meski tidak separah kejaidan serupa tahun 2014,  untuk sementara obyek wisata Tlogo Putri ditutup  mengingat masih adanya sisa longsor yang belum dibersihkan dan beberapa titik masih dinilai rawan longsor.

img201610121020231img201610121107291

Sep 05

Pengumuman Hasil Lomba Pendirian Tenda antar Komunitas Relawan se-Kabupaten Sleman 2016

Sleman. Berdasarkan keputusan tim Juri Lomba Pendirian Tenda antar Komunitas Relawan se-Kabupaten Sleman 2016,  maka disampaikan pengumpuman sebagai berikut :

SK Pemenang Lomba Hal 1SK Pemenang Lomba Hal 2

SK Pemenang Lomba Hal 3-1

BPBD Kabupaten Sleman menyampaikan Selamat kepada para pemenang, dan Terimakasih kepada seluruh Komunitas Relawan yang telah berkontribusi pada kegiatan ini. Untuk penyerahan hadiah akan disampaikan informasi selanjutnya.

Tetap semangat, jaga sportifitas dan kekompakan.

 

Panitia Pelaksana

Lomba Pendirian Tenda antar Komunitas Relawan se-Kabupaten Sleman 2016

 

Sep 04

BPBD Sleman Selenggarakan Lomba Pendirian Tenda Pengungsi

SLEMAN. Sebanyak 23 komunitas relawan Penanggulangan Bencana Kabupaten Sleman, hari Sabtu dan Minggu, 3 dan 4 September 2016, mengikuti lomba pendirian tenda pengungsian. Lomba diadakan oleh BPBD Kabupaten Sleman, dengan mengambil tempat di lapangan Denggung, Beran, Sleman. Sebelum lomba dimulai terlebih dulu dilakukan upacara pembukaan, hadir dalam acara  acara tersebut, Wakil Bupati Sleman, BPBD DIY, BPBD Sleman, BNPB, FKKRS, perwakilan Komunitas Relawan se Sleman. Adapun ke 23 komunitas yang ambil bagian dalam lomba tersebut  adalah, LAPBA, Pasag Merapi, Sembada Rescue, Bagong Comunity, Muncar, Sar Sena, Rescue 920, SarLinmas, Bandung Bondowoso, Senkom Mitra Polri, SKB, FPRB Mlati, Lowo Rescue, Rescue Tabah , RJT, Paksikaton, Djipatsong, JKM, RMC, Parel Go, Karbolo, Prambanan Comunity  Dan WSC. Menurut ketua panitia lomba, teknis lomba ada 4 sesi dan tiap sesi dimainkan 4 regu, masing masing regu diberi waktu maksimal 40 menit. kejuaraan akan diambil 9 nomor kejuaraan, juara 1 sampai 3 akan mendapat hadiah 1 chains saw dan piala / piagam, juara 4 sampai 6 akan mendapat hadiah masing-masing 1 pesawat rig, 7 sampai 9 mendapat pesawat HT. Sedangkan tenda yang di lombakan berasal dari hibah BNPB, dan hasil keputusan lomba ini akan di umumkan kemudian hari melalui media sosial dan situs resmi BPBD Sleman. Dihari Pertama lomba tampak beberapa personel peserta lomba mengalami kecapekan, beberapa diantaranya sempat pingsan. Menurut tim medis yang disiagakan, rata kelelahan rata dan terlalu bersemangat mengikuti lomba, sementara cuaca cukup panas.

IMG20160903124006

IMG20160903124024

 

IMG20160903124624

Aug 29

Pengumuman Jadwal Lomba Pendirian Tenda Pengungsi 2016

Menindaklanjuti tahapan Lomba Pendirian Tenda Pengungsi antar Komunitas Relawan se-Kabupaten Sleman tahun 2016, berikut ini disampaikan informasi sebagai berikut:
1. Hari / Tanggal : Sabtu – Minggu / 3 – 4 September 2016
2. Lokasi : Lapangan Denggung, Sleman

3. Susunan Acara

3.1. Sabtu, 3 September 2016
3.1.a. Registrasi peserta jam 07.30 – 08.00 WIB
3.1.b. Upacara Pembukaan jam 08.00 – 09.00 WIB
3.1.c. Lomba Sesi 1 jam 09.00 – 11.15 WIB, dengan peserta :

1. LAPBA,

2. Pasag Merapi,

3. Sembada Rescue Community, dan

4. Bagong Community

 

3.1.d. Ishoma jam 11.15 – 12.15 WIB

3.1.e. Lomba Sesi 2 jam 12.15 – 14.30 WIB, dengan peserta :

5. Muncar,

7. SAR SENA,

8. Rescue 920, dan

9. SAR Linmas Korwil VII

(Nomor peserta 6 dan 10 menyatakan mengundurkan diri)

 

3.1.f. Lomba Sesi 3 jam 14.30 – 16.45 WIB, dengan peserta :

11. FPRB Bandung Bondowoso,

12, Senkom Mitra Polri,

13. SKB dan

14. FPRB Mlati

 

3.2. Minggu, 4 September 2016

3.2.a. Registrasi peserta jam 08.00 – 08.30 WIB
3.2.b. Lomba Sesi 4 jam 08.30 – 10.45 WIB, dengan peserta :

15. Merapi Lowo Rescue Indonesia,

16. Rescue Tabah,

17. Relawan Jogja Timur, dan

18. Paksikaton

 

3.2.c. Lomba Sesi 5 jam 10.45 – 13.00 WIB, dengan peserta :

19. Djiepatsong,

20. Jalin Komunikasi Mandiri,

21. Relawan Minomartani Community, dan

22. Parel Go

 

3.2.d. Ishoma jam 13.00 – 14.00 WIB

 

3.1.f. Lomba Sesi 6 jam 14.00 – 16.15 WIB, dengan peserta :

23. Karbolo Community,

24, Prambanan Community, dan

25. Widodo Social Community

 

Dengan adanya pengumuman ini, diharapkan seluruh peserta Lomba Pendirian Tenda Pengungsi antar Komunitas Relawan se-Kabupaten Sleman tahun 2016 dapat mempersiapkan diri sesuai dengan jadwal lomba.

Terimakasih.

Tertanda
Panita Pelaksan Lomba
BPBD Kabupaten Sleman

Aug 29

Banjir, Empat Orang Pemancing Terjebak

Tempel. Hujan dikawasan atas sungai progo dan sekitarnya kemarin sore (28/08/16) menyebabkan debit air di sungai Progo meningkat, yang mengakibatkan empat orang pemancing tercebak di daratan di tengah sungai. PUSDALOPS BPBD Sleman menerima laporan sekitar pukul 01.14 dinihari tadi dan diteruskan ke piket TRC namun sebelumnya berupaya mengontak korban tetapi terkendala masalah sinyal dan batrai mulai dop, komunikasi hanya bisa dilakukan dengan Blackberry Messenger. TRC BPBD Sleman yang mendapat laporan, dengan peralatan lengkap segera bergabung dengan tim yang terlebih dulu di TKP.  Anggota TRC BPBD Sleman yang dilapangan menuturkan keempat orang tersebut adalah Partono(32) warga Klebengan08/02 Catur Tunggal Depok, Endar Hari Mukti (30) warga Samirono Catur Tunggal Depok, Abinawa Riski Amadia Putra (20) Warga Samirono 12/04 Catur Tunggal Depok, Pardino (42) Karangasem Caturtunggal Depok. Indro dan Yulianto anggota TRC BPBD Sleman menuturkan kejadian bermula saat ke empat orang tersebut memancing pada ketinggian pukul 18.00 wib, Saat jarum jam menunjukkan pukul 23.00 wib banjir datang dari atas, sehingga ke empatnya tidak bisa menyelamatkan diri dan terjebak di daratan antara 3 tempuran sungai Krasak, Progo dan sungai Putih,sedangkan TKP sendiri masuk dusun Plataran, Banyurejo, Tempel.  Arus yang deras dan bebatuan yang besar membuat tim SAR gabungan kesulitan untuk mengevakuasi keempatnya, dan baru di berhasil di evakuasi dengan selamat tadi pagi (29/08/16) jam 06.30 wib. (Tri)

IMG-20160829-WA0015IMG_20160829_103812

 

IMG_20160829_103841

 

 

Aug 23

Geladi Lapang dan Pengukuhan Forum Pengurangan Resiko Bencana Desa Trimulyo Sleman

Pada hari Sabtu, 20 Agustus 2016 dilaksanakan geladi lapang dan pengukuhan forum pengurangan resiko bencana di Desa Trimulyo Sleman yang dihadiri asisten Sekretaris Daerah bidang pembangunan Dra. Suyamsih ,MPd. Dalam kegiatan ini hadir pula Plt. Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Camat Sleman dan Muspika Kecamatan Sleman.

Dalam geladi lapang penanggulangan bencana ditampilkan kesiapsiagaan masyarakat  dalam menghadapi ancaman bencana dimana Desa Trimulyo sebagai Desa penyangga bagi warga masyarakat Desa Girikerto yang berada di kawasan rawan erupsi Gunung Merapi. Pada kesempatan itu juga dikukuhkan forum pengurangan resiko bencana Desa Trimulyo sleman oleh Asisten Sekretaris Daerah bidang pembangunan.

Bupati Sleman dalam sambutannya yang dibacakan Drs. Suyamsih, MPd menyampaikan bahwa geladi lapang dilaksanakan untuk mempersiapkan dan meningkatkan kesiapsiagaan serta kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana. Paseduluran Desa ( sister Village ) atau kesepakatan antara kedua wilayah desa untuk upaya kegiatan penanggulangan bencana secara bersama – sama didasari oleh semangat solidaritas.FB_IMG_1471671359627[1]FB_IMG_1471671343128[1]

 

 

Aug 12

Pembentukan Desa Tangguh Bencana di Kabupaten Sleman

Sesuai dengan program kerja BPBD Kabupaten Sleman di Tahun 2016 yakni Penguatan Kelembagaan Masyarakat dalam upaya Pengurangan resiko Bencana salah satu kegiatannya pembentukan Desa Tanggun Bencana ( Destana ). Adapun kegiatan ini dilaksanakan di 4 ( empat ) desa yaitu Donokerto,Turi ,Desa Trimulyo, Sleman, Desa Pendowoharjo, Sleman dan Desa Lumbungrejo, Tempel yang merupakan desa penyangga bagi desa yang rawan terhadap ancaman erupsi Gunung Merapi.

Pelaksanaan pada bulan Agustus dan September 2016 dibagi menjadi 4 ( empat ) tahap kegiatan yakni  tiap desa 6 kali pertemuan dan diakhiri dengan Geladi Lapang . Materi yang di sampaikan antara lain Analisis Resiko bencana, Pembentukan Forum Pengurangan Resiko Bencana ( FPRB ) Desa, Rencana Penanggulangan Bencana (RPB ), Rencana Aksi Komunitas (RAK ),PPGD, Rencana Kontigensi Desa dan Peringatan Dini Berbasis Masyarakat. Narasumber berasal dari BPBD Sleman, Puskesmas dan Fasiltator kegiatan dari  MDMC serta KYPA Yogyakarta.

P_20160811_093344_HDR[1]

Older posts «