Nov 09

Pagi Sosialisasi Cuaca Ekstrim, Siang Sleman di Goyah Angin Kencang

    Seyegan. Hujan yang di sertai angin menggoyah sebagian wilayah Kabupaten Sleman pada Kamis(9/11/2017) sekitar pukul 14.00 siang. Dalam hitungan menit beberapa pohon tumbang beberapa diantaranya menimpa rumah dan menutup akses jalan di dusun Mriyan,  Mranggen,  Mangsel yang masih masuk di kecamatan Seyegan.

Sedangkan di wilayah Kecamatan Mlati yaitu di dusun Jembangan beberapa titik atap berterbangan serta pohon menimpa rumah, dalam kejadian ini di laporkan satu orang korban luka ringan tertimpa reruntuhan atap yaitu ibu Partinem(65). Saat di konfirmasi tim BPBD Sleman menuturkan,  saat kejadian dirinya tengah memasak di dapur tetapi tiba tiba terdengar suara pohon menimpa rumah tersebut dan kejadianya begitu cepat. BPBD Sleman mengerahkan Tim Reaksi Cepat untuk melakukan assesment awal dalam kejadian ini serta melakukan penanganan awal untuk membuka akses jalan masuk serta mengevakuasi beberapa pohon yang menimpa rumah. Untuk penanganan darurat BPBD Sleman telah menyalurkan terpal untuk pengganti sementara atap yang mengalami kerusakan,  dan sudah mendorong logistik pangan untuk korban bencana.

Masih di Kecamatan Seyegan pohon beringin yang berdiameter 150 cm yang berada di lingkungan sumber air si bedug roboh dan menimpa bangunan yang ada di komplek sumber air tersebut. Dari hasil koordinasi antara tokoh masyarakat,  BPBD Sleman,  Basarnas, dan komunitas relawan akhirnya di putuskan bahwa evakuasi batang pohon akan dilaksanakan esok hari. Sampai berita ini di muat,  TRC dan Pusdalops BPBD Sleman masih melakukan pendataan jumlah korban dan kerusakan yang diakibatkan angin kencang siang tadi.

Sebelum angin kencang terjadi BMKG Yogyakarta telah memberi peringatan akan adanya potensi angin kencang di wilayah yogyakarta, hal ini di ungkapakan oleh BMKG saat menjadi narasumber dalam pertemuan antara BPBD Sleman, BMKG, PLN,  SKPD terkait serta komunitas relawan yang di selenggarakan BPBD Sleman Kamis pagi. (Tri)

Besarnya angin menumbangkan beberapa pohon, tampak petugas TRC BPBD Sleman sedang mengevakuasi pohon yang menimpa rumah.

Oct 20

SOSIALISASI PERATURAN BUPATI SLEMAN NOMOR 36 TAHUN 2017 TENTANG BANTUAN BENCANA, BPBD KABUPATEN SLEMAN MENGUNDANG 86 KEPALA DESA

BPBD Kabupaten Sleman, Kegiatan Sosialisasi Peraturan Bupati Sleman Nomor 36 Tahun 2017 tentang Bantuan Bencana hari Rabu, 18 Oktober 2017 di laksanakan di Ruang Bima BKPP Kabupaten Sleman. Dalam acara sosialisasi tersebut dipimpin oleh Bapak Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi.

Masih sama dengan materi sosialisasi yang sudah dilaksanakan sebelumnya, Bapak Kabid. Rehabilitasi dan Rekonstruksi menyampaikan bahwa Peraturan Bupati Sleman ini di dalamnya mengatur bagaimana pengelolan dan mekanisme pemberian bantuan, laporan kejadian bencana dan jenis bantuan. Dari Beragam jenis ancaman bencana di wilayah Kabupaten Sleman, yang diatur dalam Perbup. Sleman ini meliputi 5 (lima) ancaman bencana. Meliputi ancaman bencana angin kencang, tanah longsor, banjir, petir dan kebakaran.

Sosialisasi ini merupakan kegiatan lanjutan, yang di hadiri Kepala Desa maupun Perangkat Desa di wilayah Kabupaten Sleman. Dari kegiatan sosialisasi ini diharapkan nantinya masyarakat di wilayah Kabupaten Sleman memahami bahwa dalam suatu kejadian musibah bencana alam ada regulasi yang mengaturnya.

peserta sosialisasi dari 86 Kepala Desa

 

Oct 11

SOSIALISASI PERATURAN BUPATI SLEMAN NOMOR 36 TAHUN 2017 TENTANG BANTUAN BENCANA


BPBD Kabupaten Sleman, Kegiatan Sosialisasi Peraturan Bupati Sleman Nomor 36 Tahun 2017 tentang Bantuan Bencana pada hari Selasa, 10 Oktober 2017 di laksanakan di Aula OP ROOM Pemkab. Sleman. Dalam acara sosialisasi ini dihadiri undangan dari SKPD Terkait, Kecamatan,  PMI, TRC BPBD Kabupaten Sleman dan FKKRS. Acara sosialisasi tersebut dipimpin langsung oleh Bapak Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman dan di dampingi Kabid. Rehabilitasi dan Rekonstruksi.

 

Sambutan dan Pengarahan Bapak Kalak BPBD Kab. Sleman

Peraturan Bupati ini di dalamnya mengatur bagaimana pengelolan dan mekanisme pemberian bantuan, laporan kejadian bencana dan jenis bantuan. Dari Beragam jenis ancaman bencana di Kabupaten Sleman yang diatur dalam Perbup ini meliputi 5 (lima) ancaman bencana. Meliputi ancaman bencana angin kencang, tanah longsor, banjir, petir dan kebakaran.

Dari kegiatan sosialisasi ini diharapkan nantinya masyarakat di wilayah Kabupaten Sleman memahami bahwa dalam suatu kejadian musibah bencana alam ada regulasi yang mengaturnya. Pada saat Peraturan Bupati Sleman Nomor 36 Tahun 2017 tentang Bantuan Bencana ini berlaku, peraturan sebelumnya yaitu Peraturan Bupati Sleman Nomor 114 Tahun 2016 tentang Bantuan Bencana dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

 

Sep 24

Kekeringan, BPBD Sleman Distribusikan Air Bersih

Prambanan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kab.Sleman merespon kekringan yang terjadi di Kecamatan Prambanan dan Kecamatan Gamping. Di Kecamatan Prambanan ada dua dusun yang mengalami kekeringan yaitu di dusun Umbulsari A dan Umbulsari B yang memang belum terjangkau layanan dari OPA (Organisasi Pengaturan Air) Prambanan. “Kedua dusun  ini memang belum terjangkau OPA,  karena sumur bor baru bisa di operasikan akhir tahun”,  kata Makwan,  STP, MT Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman. Untuk distribusi air ini diberikan kepada warga Umbulsari A dan Umbulsari B melalui bak bak penampung yang sudah ada. BPBD Sleman menyiapkan sebanyak 50 tangki air untuk mengatasi kekeringan di Umbulsari A dan Umbulsari B. Sedangkan di Kecamatan Gamping distribusi air di lakukan di dusun Sembung, desa Balecatur.

Lebih jauh Makwan mengatakan sebelum melakukan droping petugas dilapangan terlebih dulu melakukan assesment awal untuk mengetahui titik titik yang akan di distribusikan air bersih, agar nantinya dapat di minimalisir salah sasaran dalam pendistribusianya karena beberapa titik sudah mendapatkan layanan air bersih. (Tri)

Read the rest of this entry »

Aug 19

Asam Urat Kambuh, Pendaki Merapi Dijemput Tim SAR Gabungan

Cangkringan. Legimo Zakaria (35) warga Karangkajen,  Mergangsan, Yogyakarta harus menahan dinginya pagi itu sendirian Jum’at (18/08/2017) saat kedua temanya turun dari bukit Kendit untuk mencari bantuan. Legimo Zakaria mendaki bersama 2 orang temanya pada hari Kamis (17/08/2017) sore, sepeda motor mereka di titikan di rumah warga Kinahrejo yang selanjudnya mendaki lewat jalur Kinahrejo yang selanjudnya menginap di Kendhit. Namun pagi harinya sang survivor memberi tahu temanya Ahmad Akbar bahwa asam uratnya kambuh dan tidak bisa berjalan. Kemudian Ahmad Akbar bersama rekanya turun ke pos Ngrangkah untuk mencari bantuan,  yang selanjudnya di tindak lanjuti pos Ngrangkah dengan menelpon staf BPBD Sleman di terima Riyanto diteruskan ke TRC BPBD Sleman yang langsung bergerak mengontak SAR Linmas Korwil VII untuk melakukan penyelamatan.

Dari hasil koordinasi tim gabungan,  baik dari TRC BPBD Sleman,  SAR Linmas,  SARDA DIY,  dan Mapala UPN disepakati 2 SRU gabungan di berangkatkan ke titik posisi terakhir survivor. Belum sampai di titik yang di maksud ternyata survivor sudah berusaha turun,  namun karena kondisi fisik dan kelelahan yang bersangkutan berjalan sangat pelan.

“Saat ditemukan tim kondisi pak Legimo ini sangat kelelahan namun tidak ada luka sedikitpun,   akhirnya kami putuskan untuk istirahat dulu sambil makan perbekalan yang memang sudah kami persiapkan “,  kata Suhardi anggota TRC BPBD Sleman saat memberi laporan di pos Ngrangkah. Selanjudnya survivor di bawa turun dengan berjalan kaki, sebelum akhirnya penanganan pendaki diambil alih oleh pihak Taman Nasional Gunung Merapi. (Tri)

Legimo Zakaria (jaket biru) saat di temukan tim SAR Gabungan.

Aug 11

BNPB Mengenalkan Aplikasi Berbasis Android Untuk Petugas Barak Pengungsian

Sleman. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan pelatihan pengenalan aplikasi penanganan pengungsi yang berbasis android untuk petugas yang nantinya akan bertugas menangani pengungsi di barak yang di bangun BNPB.

Pelatihan yang dilaksanakan dua hari Jumat-Sabtu (11/12-2017) ini di maksudkan agar dalam keadaan darurat setiap ada kejadian bencana yang berdampak ada pengungsian dapat langsung di up date oleh BPBD dan diteruskan ke BNPB,  sedangkan peserta pelatihan berasal dari unsur Kecamatan, Polsek,  Koramil,  Kominfo, Dinas Sosial,  dan Desa yang ada bangunan barak yaitu Desa Umbulharjo, Desa Hargobinangun,  Desa Umbulmartani,  Desa Wukirsari,  Desa Purwobinangun.

Hadir dalam pembukaan pelatihan antara lain mantan Kepala BNPB Letjend (purn) Syamsul Ma’arif,  Kepala Deputi Penanganan Pengungsi, Kasubdit Peenempatan Pengungsi, Bupati Sleman. Dalam sambutanya Syamsul Ma’arif mengatakan dengan adanya aplikasi ini diharapkan laporan dari masing masing posko akan segera ter up date dengan kekurangan yang ada.

Sementara Bupati Sleman Sri Purnomo menyatakan rasa terima kasih kepada BNPB yang telah memberikan peningkatan pengetahuan tentang penanganan pengungsi untuk jajaranya. (Tri)

Mantan Kepala BNPB bersama Bupati didampingi Kepala Deputi 2 dan Kepala Pelaksana BPBD Sleman

 

Aug 07

Penutupan Pelatihan Dasar Pertukangan

BPBD Kabupaten Sleman – UGM,  Hari Jumat 4 Agustus 2017 kegiatan pelatihan dasar pertukangan oleh BPBD Kabupaten Sleman yang bekerjasama dengan UGM telah resmi ditutup oleh Bapak Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi. Meskipun sudah memasuki hari terakhir, semangat para peserta pelatihan masih tinggi dalam mengikuti acara tersebut. Peserta pelatihan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Komunitas Relawan Sleman (FKKRS) Kabupaten Sleman terlihat sangat antusias.

Materi pelatihan yang berupa teori dan praktek disampaikan di kelas maupun di hanggar (bengkel) kepada para peserta selama 5 hari. Meskipun pembelajaran yang cukup singkat waktunya untuk teori maupun praktek namun diharapkan peserta bisa menyerap dengan baik. Para peserta pelatihan meskipun biasa melakukan pertukangan yang selama dalam kegiatan sehari-hari, namun dengan adanya pelatihan yang materi pembelajaranya melibatkan pihak akademisi ini merasakaan terjadinya peningkatan kapasitasnya serta memperbaiki kebiasaan pelaksanaan pertukangan yang selama ini salah. Para peserta pelatihan, diharapkan nantinya apabila dibutuhkan partisipasinya dalam kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca kejadian bencana sudah siap.

Pada penghujung acara penutupan  di berikan sertifikat pelatihan sebagai tanda penghargaan kepada para peserta pelatihan. Secara simbolis sertifikat peserta pelatihan diberikan oleh Bapak Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi kepada salah satu perwakilan peserta.

Peserta pelatihan foto bersama selesai penutupan

Penyerahan Sertifikat Pelatihan

Praktek pembesian

Praktek pembuatan bekisting

 

Jul 31

Pembukaan Pelatihan Dasar Pertukangan

BPBD Kabupaten Sleman- UGM, Dalam rangka Peningkatan Kapasitas Masyarakat di wilayah Kabupaten Sleman dalam pelaksanaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi, BPBD Kabupaten Sleman menjalin kerjasama dengan Kampus UGM Yogyakarta (Departemen Tenik Sipil Sekolah Vokasi) untuk memberikan Pelatihan Dasar Pertukangan. Pelaksanaan kegiatan yang direncanakan berlangsung selama 5  (lima) hari yang di mulai Senin, tanggal 31 Juli 2017 sampai dengan 4 Agustus 2017 ini merupakan kegiatan pelatihan pertukangan Angkatan II yang pesertanya dari perwakilan anggota relawan Kabupaten Sleman yang tergabung dalam FKKRS sejumlah 30 peserta, dimana kegiatan yang sama sudah dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2016. Pembukaan pelatihan ini BPBD Kabupaten Sleman di wakili oleh Bapak Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi sekaligus membuka acara pelatihan  tersebut.

Jul 30

Angkasa Pura Gelar Simulasi Keadaan Darurat

PT Angkasa pura selaku pelaksana otorita bandara adisucipto melaksanakan simulasi Kondisi darurat pada tanggal 27 Juli 2017. Kondisi darurat yang disimulasikan adalah kebakaran kargo barang dan kecelakaan pesawat (terbakar). Simulasi ini dilaksanakan dengan menutup operasional bandara selama 1 jam dan diikuti oleh 150an karyawan angkasa pura. BPBD Sleman diwakili oleh Kabid Kedaruratan dan Logistik bersama TRC BPBD Sleman, yang aktif merencanakan skenario simulasi dalam beberapa rangkaian sebelum hari pelaksanaan simulasi. Peran BPBD Sleman diharapkan tepat untuk mendukung situasi darurat di kawasan otorita Angkasa Pura.(Tri)

Dalam simulasi diperagakan pesawat yang terbakar dan banyak jatuh korban

Jul 29

BPBD Sleman Hadiri Gelar Budaya Pasca Bencana Di Kabupaten Garut

Garut. BPBD Sleman menghadiri gelar budaya paska bencana di kabupaten Garut Jawa Barat pada tgl 28 -29 Juli 2017. Acara ini diselenggarakan BNPB melalui Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi, dengan mengundang 145 BPBD kabupaten kota seluruh Indonesia. Acara ini dimaksudkan sebagai upaya kebersamaan guna kebangkitan sosial budaya kabupaten Garut yang dalam masa rehabilitasi dan rekonstruksi pasca banjir bandang.
BPBD kabupaten Sleman diwakili oleh Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, staf RR dan staf Kedaruratan dan Logistik. Partisipasi kabupaten Sleman ini diharapkan dapat meningkatkan kerjasama antar daerah dalam penanggulangan bencana.

Older posts «