Image

Pelatihan Tim Reaksi Cepat 2015

Jun 11

Banjir Sungai Gendol Opak,250 Warga Mengungsi

Akibat curah hujan yang tinggi di sungai yang berhulu di lereng Merapi,Pemerintah Kabupaten Sleman menetapkan satus siaga 1. Sehingga warga yang bermukim di alur sungai yang berhulu di Merapi harus segera mengungsi,namun belum sampai semua warga mengungsi di dusun Pundong ada beberapa warga yang terjebak dan menderita luka,baik ringan ataupun sedang. Semua warga diarahkan ke barak pengungsian desa Tirtomartani,tim penanganan bencana desa Tirtomartani di bantu TRC BPBD Kabupaten Sleman segera melakukan pertolongan dan evakuasi korban.

Peristiwa ini hanya simulasi bagian dari kegiatan Pelatihan Pengelola Barak Pengungsian Desa Tirtomartani yang dilaksanakan selama 2 hari di Barak Pengungsian Desa Tirtomartani yang diikuti oleh Aparat desa,Relawan,PKK dan Linmas. Pelatihan diaksanakan 2 hari (9-10/6/2015),di buka oleh Kepala Pelaksana BPBD Sleman Drs.H.Juli Setiono. Dalam kesempatan tersebut Kepala Pelaksana BPBD menyebut bahwa pelatihan ini bertujuan memberi pengetahuan kepada pengelola Barak Pengungsian agar bila terjadi pengungsian yang diakibatkan Erupsi Merapi ataupun banjir lahar hujan bisa menangani secara profesional. Pemateri kegiatan ini diantaranya dari BPBD Sleman tentang kebijakan Pemda Sleman dalam penanggulangan bencana,Dinas Kesehatan Kab.Sleman,Polres Sleman dan PMI Sleman.

IMG_20150609_090921

IMG_20150610_103849IMG_20150604_110452IMG_20150610_105147

 

Jun 04

Pelatihan Pengelola Barak,Siapkan Pelayanan di Barak Pengungsian

BPBD Sleman kembali menggelar pelatiahan pengelola barak pengungsian desa,pelatihan ini dilaksanakan selama dua hari. Diawali pada hari Rabu (03/06/2015) sampai dengan Kamis (04/06/2015) di barak pengungsi Randusari, Argomulyo, Cangkringan yang di buka langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Sleman Drs. H. Juli Setiono yang dihadiri dari jajaran BPBD Sleman,Muspika Kecamatan Cangkringan dan diikuti sebanyak 50 orang dari ibu ibu PKK,relawan serta aparat desa Argpmulyo,saat bersamaan juga diserahkan alat gotong royong 2 paket. Kepala Pelaksana  BPBD Sleman mengatakan pelatihan ini bertujuan memberikan pelayanan yang profesional dalam penanganan pengungsi dalam kejadian bencana,adapun materi yang diberikan antara lain dari BPBD Sleman,Dinas Kesehatan Sleman,PMI Sleman Polres Sleman dan didampingi dari TRC BPBD Kabupaten Sleman.

Di hari ke dua peserta mengikuti satu materi dari PMI Kabupaten Sleman yang mengajarkan tentang tata cara mengolah air yang tadinya tidak layak konsumsi menjadi layak. Di hari kedua ini juga dilaksanakan simulasi saat terjadi Erupsi Merapi,mulai dari status gunung Merapi naik sampai dengan pengungsi mulai masuk di barak pengungsian Randusari dengan berbagai kondisi. Dalam simulasi ini diperagakan juga korban patah tulang sampai penangananya di barak. Dapur umum pun didirikan dalam simulasi ini,agar kedepan bila terjadi pengungsian semua unit diharapkan siap dan sigap serta profesional dalam penanganan pengungsi.IMG_20150603_090826 IMG_20150604_110225 IMG_20150603_094227 IMG_20150604_110452

Jun 04

Pelatihan Kesiapsiagaan dalam Penanggulangan Bencana

BPBD Sleman menyelenggarakan Pelatihan Kesiapsiagaan dalam Penanggulangan Bencana, 3 -4 Juni 2015 di Gedung Pertemuan Rumah Makan Morolejar, Cangkringan, Sleman. Kegiatan ini sebagai upaya  meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam penanggulangan bencana  secara berkesinambungan.

Kegiatan yang digelar selama 2 hari ini diikuti  35 peserta  berasal dari Forum Desa Tangguh Bencana di Kabupaten Sleman. Dengan serius peserta mengikuti materi yang dipaparkan narasumber pelatihan dan aktif dalam diskusi.

Untuk narasumber berasal dari BPBD DIY, BPBD Sleman dan PMI Sleman dengan materi antara lain Sistem Komando Terpusat, Tim Reaksi Cepat ( TRC ), Kesiapsiagaan TRC dalam Kondisi Darurat, Mekanisme Kedaruratan Bidang Logistik, serta Pertolongan Darurat Medis ( teori dan praktek ).

P_20150603_100505_NT[1] P_20150603_131527_NT[1]

Apr 25

BPBD Sleman Salurkan Bantuan Saat Darurat

BPBD Sleman melalui Bidang Kedaruratan dan Logistik kembali menyalurkan bantuan untuk penanganan saat darurat (24/04/2015) dimana pada hari Rabu lusa (22/04/2015) wilayah kabupaten Sleman diguyur hujan deras yang mengakibatkan beberapa fasilitas umum dan milik warga rusak. Bantuan yang disalurkan berupa peralatan gotong royong dan logistik pangan,dimaksudkan untuk penanganan saat darurat dan untuk gotong royong. Bantuan ini berdasarkan laporan warga yang ditindak lanjuti oleh Team Reaksi Cepat yang segera melakukan assesment dan kaji cepat. Bantuan antara lain diserahkan kepada Anggoro (46) dimana rumahnya di pedukuhan  Dayu,Sinduharjo,Ngaglik tergerus pondasinya akibat banjir dari kali pelang. Dalam kejadian ini teras dan rumah nya nyaris ambrol terkikis aliran kali pelang,

Setelah dari pedukuhan Dayu team bergerak ke pedukuhan Gemawang Rt.5/45 dimana rumah Ngatimin (48) tergerus aliran sungai Code,sehingga rumahnya yang sekaligus digunakan usaha laundry hilang separuh dan tidak bisa ditempati.

“Sebelum kejadian anak saya yang besar merasakan sesuatu yang gak enak,dan minta diantar ke tempat budhenya,begitu anak istri saya keluar terdengar suara gemuruh dan rumah saya hilang separuh jatuh ke jurang”, tutur Ngatimin.

Team BPBD Sleman memperkirakan jumlah kerugian ataupun korban kejadian ini akan masih bertambah, sehubungan masih banyak kejadian yang belum dilaporkan,sementara personel BPBD juga terbatas.

IMG_20150424_143651IMG_20150424_143122IMG_20150424_152659IMG_20150424_150532

 

 

Apr 24

Banjir Robohkan Dapur Pak Supar

Hujan yang mengguyur wilayah Sleman pada hari Rabu (22/4/2015) lalu ternyata membawa dampak yang luas di kabupaten Sleman,beberapa fasilitas umum dan rumah warga menjadi dampak dalam kejadian ini,salah satunya adalah rumah Suparman (55) bagian dapur roboh setelah tanggul yang menahan pekarangan tak kuat menahan air yang melimpah. “Waktu itu air masuk ke rumah setelah pagar depan rumah roboh dan menutup jalan pak”,kata Mujirah (50) ketika team BPBD datang mengecek dapurnya yang roboh akibat banjir pada hari Rabu petang lalu di pedukuhan Randu,Hargobinangun,Pakem (23/04/2015). Didampingi suaminya Suparman (55) Mujirah menambahkan bahwa kejadian ini adalah yang pertama kalinya terjadi,karena sebelumnya belum pernah terjadi dan saat itu sedang dilaksanakan gotong royong. Disaat yang sama team BPBD Sleman menyerahkan bantuan berupa peralatan dapur dan logistik pangan. Di dusun Wonokerso yang masih satu pedukuhan dengan Randu juga terjadi longsor,bangunan talud setinggi 4 meter longsor dan menutup jalan yang menghubungkan Wonokerso dan Purworejo. Mengatasi kejadian ini BPBD Sleman menurunkan Team Reaksi Cepat dibantu warga dan komunitas penanggulangan bencana untuk membuka akses jalan yang terputus dan juga membantu di kediaman bapak Suparman.

IMG_20150423_054900
IMG_20150423_055028
IMG_20150423_060409

Apr 24

Pembentukan Desa Tangguh Bencana Pakembinangun

BPBD Kabupaten Sleman terus berupaya meningkatkan  pengetahuan  masyarakat Sleman terhadap Pengurangan Resiko Bencana dan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana. Salah satu yang dilakukan adalah dengan membentuk Desa Tangguh Bencana. Untuk tahun 2015 ini BPBD Sleman akan membentuk 3 Desa Tangguh Bencana salah satunya adalah Desa Pakembinangun, Pakem, Sleman.

Dalam pembentukan Desa Tangguh Bencana Pakembinangun, Pakem, Sleman  BPBD Sleman melaksanakan serangkaian kegiatan seperti pertemuan dan diskusi terarah (FGD) dari tanggal 15 April s/d 23 April 2015, bertempat di Griya Joglo Lawas, Jalan Pakem – Turi , Purwobinangun, Pakem. Kegiatan pembentukan Desa Tangguh Bencana tersebut diikuti 40 peserta berasal dari perangkat desa, dukuh, PKK, karang taruna, komunitas peduli bencana dan tokoh masyarakat / tokoh agama.

Narasumber kegiatan ini berasal dari BPBD Sleman,  Pusat Studi Managemen Bencana (PSMB) UPN dan PMI Sleman dengan materi yang di sampaikan antara lain Konsep dan Indikator Desa Tangguh Bencana, Kajian Resiko ( ancaman, kerentanan dan kapasitas ), Peringatan Dini Berbasis Masyarakat, Penyusunan Rencana Kontijensi, Rencana Aksi Masyarakat dan akan ditutup dengan gladi ruang skenario ancaman bencana.

IMG_0082IMG_0121IMG_0278

Apr 23

Pelatihan Dapur Umum Tingkatkan Kemampuan Pelayanan Untuk Pengungsi

BPBD SLeman melalui Bidang Kedaruratan dan Logistik kembali memberikan pelatihan dapur umum,pelatihan kali ini bertempat di barak pengungsian Pondokrejo,Kecamatan Tempel. Pelatihan diikuti 50 orang peserta yang terdiri dari pamong desa,Linmas dan relawan dilaksanakan selama 2 hari (21/22-2015). Para peserta dwngan antusias mengikuti materi yang diberikan oleh narasumber antara lain dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman,PMI Kabupaten Sleman dan Tagana Sleman. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman mengatakan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan memasak dalam jumlah yang banyak kepada pengungsi khususnya Merapi disaat terjadi erupsi,dan juga banjir lahar hujan juga perlu diwaspadai. Dihari kedua peserta melaksanakan praktek langsung memasak untuk jumlah pengungsi 100 orang,dan hasil masakan dibagikan kepada semua peserta dan panitia.

IMG_20150422_084045

IMG_20150421_110854

IMG_20150422_095630

Apr 21

Angin Disertai Hujan,Pohon Kelapa Menimpa Rumah

Hujan deras disertai angin di Kecamatan Minggir mengakibatkan sebatang pohon kelapa roboh dan menimpa rumah (Selasa,21/04/15) di Pedukuhan Kiyudan Sendangsari Kecamatan Minggir jam 15.30 wib. Rumah ibu Paikem Sudiman (76) menuturkan saat kejadian semua keluarganya termasuk anak cucu berkumpul di dapur. “Kedadosanipun wau jam setengah sekawan pak,anak putu kalih kulo ten pawon (kejadiannya tadi jam setengah empat pak,anak cucu saya bersama saya di dapur)” jelasnya dengan bahasa jawa yang kental. Pohon kelapa tersebut menimpa tepat di bagian tengah atap rumah ibu Paikem,mengakibatkan usuk dan gentengnya ambrol dan berlubang. Team Reaksi Cepat BPBD Sleman bersama relawan dan warga berhasil mengevakuasi pohon berdiameter 30 cm dibantu 3 unit chain saw,disaat yang sama team BPBD menyerahkan terpal untuk penanganan sementara atap yang ambrol.

DSCN1097 DSCN1141 DSCN1126

Apr 19

Pelatihan Penanggulangan Kebakaran Desa Donoharjo

UPT Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Sleman bekerjasama dengan RELADO ( relawan Donoharjo) mengadakan pelatihan penanggulangan kebakaran, Minggu(19/4/15). Kegiatan yang berlangsung di  halaman Kepala Dukuh Jetis Suruh, Donoharjo, Ngaglik, Sleman, diikuti 50 orang terdiri dari Ketua RT, Ketua Pemuda , Kepala Dukuh dan tokoh masyarakat  di wilayah Desa Donoharjo

Kegiatan  yang berlangsung mulai pukul 09.00WIB diawali dengan  materi ruang dilanjutkan pengenalan peralatan pemadam kebakaran dan ditutup dengan praktek penggunaan peralatan pemadam kebakaran baik dengan kain basah, APAR( Alat Pemadam Api Ringan) dan penggunaan selang  dan nozzle sebagai perlengkapan  hydrant.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran, Ismu AW berharap , dengan dibekalinya  pengetahuan dan antisipasi kebakaran , masyarakat dapat mencegah terjadinya kebakaran sedini mungkin dilingkungannya, karena kebakaran tidak memandang tempat dan waktu. Namun bila terjadi kebakaran pihaknya siap siaga 1 x 24 jam dengan menghubungi No. Tlp.(0274-868351) atau 113.

IMG_1202a IMG_1284a IMG_1295a

Older posts «