Jan 04

Rencana Umum Pengadaan BPBD Kabupaten Sleman Tahun 2016

Sesuai Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang Jasa Pemerintah sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Presiden No. 4 Tahun 2015, bahwa Pengguna Anggaran mengumumkan Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa secara terbuka kepada masyarakat luas.

Berikut Rencana Umum  Pengadaan (RUP) Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sleman tahun 2016, yang terdiri dari:

1. RUP 2016-Swakelola

2. RUP 2016-Penyedia

Dec 29

Penyerahan Bantuan Korban Angin Kencang

Pemerintah Kabupaten Sleman melalui BPBD Sleman menyalurkan bantuan sosial tidak direncanakan untuk korban angin kencang yang terjadi di wilayah 6 kecamatan yaitu Godean, Cangkringan, Kalasan, Sleman, Mlati dan Moyudan. Bantuan diserahkan hari ini, Selasa, 29 Desember 2015, di Rumah Dinas Bupati Sleman.

Jumlah bantuan ini diberikan kepada warga akibat dampak angin kencang yang terjadi di bulan Nopember dan Desember 2015, sebesar Rp. 35.350.000,00 dengan jumlah  penerima : 82 KK.

Penerima bantuan sosial berasal dari 6 desa, yakni Desa Sidoluhur Godean; Desa Wukirsari Cangkringan; Desa Selomartani Kalasan;  Desa Caturharjo Sleman; Desa Tirtoadi Mlati; Desa Sumbersari Moyudan.

Sampai Desember 2015 BPBD Sleman telah menyalurkan bantuan sosial tidak direncanakan sebesar Rp.129.150.000 yang diakibatkan oleh bencana alam di wilayah Sleman.

penyaluran bantuan penyaluran bantuan2

Nov 27

BPBD SLEMAN SALURKAN BANTUAN UNTUK KORBAN PUTING BELIUNG

Pemerintah Kabupaten Sleman melaui BPBD Sleman menyalurkan bantuan untuk korban angin kencang yang terjadi di wilayah kecamatan Godean dan kecamatan Moyudan, adapun bantuan yang diserahkan untuk korban antara lain logistik pangan,lauk pauk,peralatan dapur, asbes,kids ware dan terpal. Sebagaimana diketahui pada hari Kamis (26/11/2105) angin kencang menerjang kawasan Godean dan Moyudan,beberapa pohon roboh menimpa fasislitas umum dan rumah warga. Beberapa rumah warga dilaporkan rusak ringan hingga berat dalam kejadian ini.

Di dusun Kaliduren, Sumberagung, Moyudan team BPBD Sleman menyerahkan bantuan antara lain logistik pangan, asbes,terpal, lauk pauk, peralatan dapur, untuk penanganan di kediaman bapak Rahmat (35) yang mana rumahnya tertimpa pohon trembesi, barang yang sama juga diserahkan di dusun Jowahan, Sumberagung, Moyudan di kediaman bapak Nasrudin (55),bapak Slamet di dusun Mergan, Sumberagung, Moyudan dan bapak Basuki Rahmat (38) di dusun Tumut, Sumbersari, Moyudan yang mana rata rata kerusakan pada bagian atap.

Sedangkan di kecamatan Godean rumah ibu Painten (60) terdampak paling parah dalam kejadian kemarin juga diserahkan bantuan berupa logistik pangan, asbes,terpal, lauk pauk, peralatan dapur, demikian juga di rumah bapak Misran (50) di dusun Tebon, Sidoluhur, Godean

.IMG_20151127_102524IMG_20151127_110324IMG_20151127_112107_1IMG_20151127_104029

Nov 21

HUJAN DISERTAI ANGIN BEBERAPA POHON DI SLEMAN ROBOH

Hujan disertai angin mengguyur di sebagian wilayah Kabupaten Sleman,bahkan di beberapa Kecamatan merobohkan pohon dan ada yang menimpa rumah.(Sabtu,21/11/2015). Hujan mulai turun sekitar pukul 14.00 wib yang disertai angin,di dusun Sidorejo, Kalasan, Sleman sebuah pohon nangka menimpa rumah Sruning Wignyo (45) yang mengakibatkan separuh genteng dari rumahnya hancur. Pohon berdiameter 35 cm tersebut tepat menimpa atap rumah Ning panggilan akrab seharianya, Team Reaksi Cepat BPBD Sleman dibantu peralatan crane dari POLDA DIY, relawan dan masyarakat berhasil mengatasi kejadian ini,selanjudnya team juga menyerahkan terpal untuk penanganan darurat bila terjadi hujan susulan. Tak ada korban dalam kejadian ini,karena kebetulan si pemilik sedang ke luar kota sehingga rumah dalam keadaan kosong.

Sementara di Kecamatan Cangkringan beberapa pohon dilaporkan roboh melintang dijalan sehingga menutup akses warga bahkan ada yang menimpa jaringan kabel listrik.

Di kecamatan Pakem pohon roboh juga menimpa rumah warga, Hadi sukir (70) di dusun Jetisan, Hargobinangun, Pakem, mengatakan angin datang begitu cepat disertai hujan yang datang tiba tiba, dan pohon sengon berdiameter 45 cm ambruk menimpa rumahnya. Sedangkan di dusun Pandanpuro Hargobinangun Pakem pohon melinjo roboh menimpa teras ny. Tutik (50) beruntung tidak ada kerugian maupun korban dalam kejadian ini.

Team Reaksi Cepat BPBD Sleman dibantu warga dan relawan behasil mengatasi kejadian baik di Cangkringan ataupun di Pakem pada pukul 17.00 wib.

12244574_1648387305450227_991582535351243847_o(1)12244337_1648387748783516_3221959987897769626_o

12241041_1648387502116874_659408651863448629_o

Nov 14

APEL SIAGA PELAKU PENANGGULANGAN BENCANA DI KABUPATEN SLEMAN DALAM MENGHADAPI CUACA EKSTRIM TAHUN 2015

Kabupaten Sleman sebagai daerah rawan bencana selalu meningkatkan kesiapsiagaan bencana, ada tujuh jenisd bencana yang mengancam wilayah Sleman, yaitu : erupsi gunung Merapi,angin kencang, gempa bumi, banjir lahar hujan, kebakaran, tanahn longsor, dan kekeringan. Kejadian bencana di Kabupaten Sleman paling banyak merupakan bencana hedrometeorologis atau bencana akibat pengaruh cuaca.

Kondisi cuaca di wilayah Sleman saat ini masuk musim pancaroba, prediksi BMKG Yogyakarta musim hujan baru akan terjadi pada bulan November minggu ke tiga. Meskipun demikian hujan dalam skala kecil mulai terjadi di wilayah Kabupaten Sleman,gejala alam yang menonjol pada saat musim pancaroba adalah hujan deras, petir dan angin kencang dan ada kemungkinan terjadi kondisi cuaca yang diluar kebiasaan/normal atau biasa disebut cuaca ekstrim.

Potensi bencana akibat cuaca ekstrim harus disikapi oleh semua pelaku penanggulangan bencana  bukan saja tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab masyarakat dan dunia usaha. Oleh karena itu BPBD Kabupaten Sleman memandang sangat penting mengadakan apel siaga pelaku penanggulangan bencana menghadapi cuaca ekstrim. Apel siaga ini merupakan tindak lanjud dari workshop “Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrim dan Kontribusi Dunia Usaha Dalam Penanggulangan Bencana” yang telah diselenggarakan BPBD Sleman tanggal 28 Oktober 2015 lalu.

Apel siaga ini dilaksanakan pada hari Sabtu,14m November 2015 di Lapangan Pemda Sleman yang diikuti sebanyak 1.200 personel dari BPBD Sleman,Kodim Sleman,Polres Sleman,SKPD terkait,Kecamatan,Desa PMI, Tagana, Relawan dari 39 komunitas. Dalam kegiatan apel ini BPBD Sleman juga mengundang BNPB,  BMKG Yogyakarta, Basarnas Kansar Yogyakarta,BPPTKG, BPBD DIY,rumah sakit di Sleman. Peserta apel juga membawa peralatan dan kendaraan operasional yang sering digunakan untuk penanggulangan bencana yang selanjudnya akan dipamerkan di lokasi apel yang telah disiapkan.

Bertindak sebagai pembina apel adalah Penjabat Bupati Sleman, Ir.Gatot Saptadi juga mengukuhkan Unit Operasional Penanggulangan Bencana da Unit Pelaksana Penanggulangan Bencana. Unit Operasional Penanggulangan Bencana merupakan organ non struktural yang bertugas melakukan penanggulangan bencana di tingkat kecamatan. Sedangkan Unit Pelaksana Penanggulangan Bencana merupakan organ non struktural yang melakukan penanggulangan bencana di tingkat desa, kedua unit inilah yang akan membantu ketugasan BPBD Sleman dalam penanggulangan bencana.

Selain itu Penjabat Bupati juga mengukuhkan Forum Komunikasi Komunitas Relawan Sleman (FKKRS) yang ditandai dengan penyematan Kartu Identitas Relawan (KIR). FKKRS merupakan organisasi yang menghimpun komunitas relawan di Kabupaten sleman. Sampai saat ini terdapat 39 komunitas dan 1.528 relawan yang terdata di BPBD Sleman yang akan mendapatkan KIR. Relawan tersebut dikelompokkan menjadi 9 klaster berdasar kecakapan masing masing yaitu : Klaster Kesehatan, SAR, Logistik, Dapur Umum, Komunikasi dan Informasi,Perlindungan dan Pengungsian, Pendidikan, Relawan Posko, dan Kaji Cepat. (Tri)
10612957_1517621375222710_8635246336674801778_n12248690_1646418572313767_1271443787_n 12226528_1646418562313768_2053939529_n12243908_1646418555647102_1676924504_n (1)

 

 

Nov 12

Pohon Sengon Itu Tiba Tiba Saja Ambruk Pak Dan Menimpa Atap Rumah Saya……

Begitulah kata kata yang terucap dari Sukatmin (80) ketika team BPBD Sleman bersama relawan penaggulangan bencana memotong pohon sengon yang menimpa rumahnya pada Rabu (11/11/2015) jam 13.30 wib.. Menurut Suyatmin,hujan disertai angin itu datang tiba tetapi berlangsung tidak lama, kerusakan yang tampak pada atap yang mencapai 70%. Rumah tinggal yang sekaligus sebagai tempat usaha keluarga tersebut hanya menyisakan 3 ruangan dari 7 ruangan yang ada, untuk menutup sementara BPBD Sleman menyerahkan terpal sebagai antisipasi darurat bila terjadi hujan susulan. Keesokan harinya Kamis (12/11/2015) BPBD Sleman kembali menyerahkan bantuan berupa logistik pangan dan non pangan.

Terpisah warga yang enggan disebut namanya mengatakan bahwa sudah pernah mendengar himbauan dari BPBD Sleman,agar memangkas pohon yang rawan, “kami juga sudah mendengar himbauan dari BPBD Sleman pak dan kami teruskan ke yang berkepentingan dengan pohon ini,tetapi tidak pernah direspon”

.IMG_2159

 

IMG-20151111-WA0037

IMG-20151111-WA0038

Nov 07

AWAL MUSIM PENGHUJAN,BEBERAPA POHON TUMBANG

Kejadian pohon tumbang kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sleman,angin yang datang disertai hujan dengan intensitas ringan hingga sedang mengguyur wilayah Kabupaten Sleman terjadi pada hari Sabtu (7/11/2015) pukul 15.30. Di wilayah Kecamatan Minggir pohon melinjo dan jati menimpa dapur Wiryo Diharjo (65) di dusun Tegalmojo,Plembon 05/13 Sendangsari Minggir, beruntung hanya mengalami kerusakan ringan dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Masih dikecamatan Minggir, sebatang pohon kelapa menimpa rumah Ismanto Rahkiman (50) dusun Kisik 01/06 Sendangagung Minggir, yang tepat mengenai bagian emperan rumahnya. Begitu mendapat laporan TRC BPBD Sleman bersama komunitas penanggulangan bencana segera turun ke lapangan lengkap dengan peralatan chains saw berhasil mengatasi kejadian ini. Sedangkan satu jam sebelumnya pada pukul 14.30 di jalan Palagan Tentara Pelajar tepatnya di sebelah selatan Pulo Watu beberapa pohon juga dilaporka tumbang dijalan, sekitar setengah jam kemudian TRC BPBD Sleman berhasil mengatasi kejadian ini.

Beberapa minggu menjelang datangnya musim pancaroba, BPBD Sleman telah mengeluarkan himbauan agar memangkas pohon yang beresiko kena angin minimal mengurangi ketinggian pohon, membersihkan drainase/saluran air,membuang sampah ditempat yang telah ditentukan serta mengamankan ketinggian bangunan atau antena dari ancaman petir dan angin.

IMG-20151107-WA0029IMG-20151107-WA0044

 

IMG-20151107-WA0050

Sep 30

BNPB Fasilitasi dan Kembangkan 3 Destana di Sleman

BPBD Kab. Sleman mendapatkan fasilitasi dan pengembangan Desa Tangguh Bencana dari BNPB sebanyak 3 desa dengan ancaman bencana multihazard di tahun 2015 ini. Tiga desa tersebut yaitu Desa Argomulyo, Cangkringan dengan ancaman bencana erupsi Gunung Merapi, Desa Gayamharjo, Prambanan dengan ancaman bencana tanah longsor dan Desa Kalitirto, Berbah dengan ancaman bencana gempa bumi.

Djokolelono Julyanto, ST. Kasi Mitigasi Bencana, Bidang Pencegahan dan Keseiapsiagaan BPBD Sleman  mengatakan bahwa kegiatan ini berjalan efektif 6 bulan Juli s/d Desember 2015 dengan agenda antara lain koordinasi tingkat kabupaten pada tanggal 1September 2015 dengan stakeholder kebencanaan di Gedung Pertemuan Boyong Resto, dilanjutkan Sosialisasi ke kecamatan dan desa yang mendapatkan fasilitasi pada tanggal 23 September 2015 di Gedung Pertemuan Resto Kelapa Gading .

Tiap – tiap desa akan mengadakan 20 pertemuan untuk mencapai 9 indikator yg ditentukan diantaranya penyusunan peta resiko desa, pembentukan Forum PRB (Pengurangan Resiko Bencana) , penyusunan RPB (Rencana Penanggulangan Bencana) dan RAK (Rencana Aksi Komunitas) desa, penyusunan SOP dan penyusunan rencana kontijensi. Setiap desa akan membentuk kelompok kerja dengan anggota 30 orang untuk menyusun indikator yang ditentukan dengan didampingi 2 orang fasilitator di setiap desa.

Sep 24

Kecelakaan Di Sumur Saat Malam Takbir, 1 Orang Terluka

Kecelakaan terjadi di malam takbir di dusun Karangsari Wedomartani,Ngemplak. Seorang remaja terpeleset dan terperosok ke dalam sumur sedalam 6 meter,tepatnya di sebelah timur 100 meter Stadion Maguwo. Korban diketahui bernama Dody Dwiyanto (20) yang beralamat di Tempel, Leses, Manisrenggo, Klaten,kejadian kurang lebih pukul 19.00 wib dan dilaporkan ke piket TRC BPBD Sleman pukul 20.00. Berdasar informasi di TKP menyatakan korban hendak buang air,entah bercanda atau sengaja korban dilempar batu. Korban berusaha menghindar,sayang korban terperosok di sumur kedalaman 6 meter sehingga mengalami dislok pada punggung sebelah kiri,fraktur di lengan kaki kiri. Team Rescue Sabhara POLDA DIY bersama TRC BPBD Sleman bersama relawan berhasil mengevakuasi korban pukul 22.00 dan korban dilarikan ke RS Condong Catur. (Tri)

IMG_20150923_222355IMG_20150923_222408

IMG_20150923_222358

 

Sep 07

Pohon Tumbang,1 Orang Terluka

Sebuah pohon nangka roboh melintang jalan tepatnya di komplek perumahan Pamungkas,Ngemplak,Sleman jam 00.00 dini hari tadi (Senin,7/9/2015). Dalam kejadian ini seorang pengendara motor mengalami luka luka setelah korban melintas di jalan yang menghubungan jalan Kaliurang dengan komplek perumahan tersebut,sampai di tempat kejadian tiba” pohon nangka berdiameter 25 cm tumbang. Korban diketahui bernama Bahtiar Bahri (19) beralamat di Jun Biduri Bulan IX no.113 Bojong Rawa,Lumbu Raya dan tercatat sebagai mahasiswa di sebuah perguruan tinggi di Yogya,korban mengendarai motor yamaha R25 dan dilarikan ke RS. Panti Nugraha. Team Reaksi Cepat BPBD Sleman yang mendapat laporan dari warga segera mendatangi lokasi dan meng evakuasi pohon nangka tersebut.  ” Penanganan pohon tumbang ini berkat kerjasama yang baik antara warga ,pihak kepolisian dan kami yang piket di Posko Utama,dan bisa diatasi sampai pukul 04.00 pagi tadi” kata Heri Susanto,wakil koordinator TRC BPBD Sleman (Tri).

IMG-20150907-WA0005IMG-20150907-WA0006IMG-20150907-WA0004

 

 

Older posts «