Jul 14

Dilanda Angin Kencang Pohon Jati Menimpa Rumah

Akibat angin kencang yang terjadi pada hari Senin(13/07/2015)  sebatang pohon jati dengan diameter 40 cm patah, yang mengakibatkan rumah milik bapak Marwadi (50Th) dan kandang ayam milik bapak Wignyo tertimpa sebagian rumahnya. tidak ada korban dalam kejadian ini ,namun menghancurkan kurang lebih 100 buah genteng. Kejadian terjadi jam 11 siang,namun baru dilaporkan ke piket TRC BPBD Sleman jam 21.00, yang langsung turun ke tempat kejadian dibantu warga dan komunitas penanggulangan bencana
Angin kencang yang terjadi dalam beberapa hari ini diakibatkan dampak badai siklon Nangka Filipina, dan masih akan berlangsung hingga beberapa hari kedepan.Untuk itu Ka.Bidang Kedaruratan dan Logistik Makwan,ST.,MT menghimbau warga agar pintar dalam menyikapi kondisi ini dengan keluar rumah menggunakan masker, kacamata dan menghindari baliho dan pohon besar menghindari apabila pohon rapuh.

IMG_20150713_220518IMG_20150713_221354

 

 

Jul 09

DISTRIBUSI LOGISTIK UNTUK GOTONG ROYONG ANTISIPASI KEKERINGAN DI GAYAMHARJO PRAMBANAN

Rabu, 8 Juli 2015 bertempat di dusun Gayam Desa Gayam Harjo, Prambanan, BPBD Sleman memberikan bantuan logistik untuk membantu dan mendukung warga dalam rangka kerja bakti pembuatan bak penampungan air. Bak penampungan air tersebut dibangun untuk mengantisipasi kekeringan yang merupakan kejadian bencana tahunan di wilayah tersebut.
Bantuan diserahterimakan oleh BPBD Sleman melalui Bidang Kedaruratan dan Logistik kepada aparat desa setempat. Bantuan tersebut berupa logistik pangan paket BPBD Sleman dan paket lauk pauk yang berasal dari BNPB. Dalam pembicaraan singkat, Ka. Seksi Penanganan Pengungsi dan Logiatik Bencana Dwi Harjanto menyampaikan salut kepada warga Gayam yang meskipun dalam bulan Ramadhan tetap melakukan kegiatan kerja bakti dan peran serta aktif warga dalam melakukan kegiatan serta semangat untuk antisipasi bencana kekeringan yang hampir setiap tahun melanda wilayah tersebut.
Bak penampungan berjumlah 4 buah dibangun di empat lokasi yaitu di dusun Gayam dan Lemah Bang masing masing 1 buah serta di dusun Bendo 2 buah, kesemuanya masuk di pedukuhan Gayam.Bak penampungan tersebut diharapkan mampu mensuplai kebutuhan air untuk warga selain itu juga dipergunakan untuk mencukupi kebutuhan ternak mereka.
Diharapkan bak penampungan tersebut sudah dapat difungsikan dengan sebagai sarana tadah hujan di musim penghujan mendatang atau sebagai bak tandon jika ada suplai dari mobil tangki air. Dan di musim kemarau mendatang warga setempat sudah dapat terpenuhi kebutuhan air untuk sehari hari, karena selama ini warga mengandalkan suplai tangki air untuk mencukupi kebutuhan mereka.
Berbagai tindakan telah dilakukan BPBD Sleman dan SKPD terkait, dan sampai saat ini masih terus mengupayakan wilayah sebagian besar Prambanan yang terdampak bencana kekeringan terus berkurang cakupan areanya meskipun cukup sulit karena kondisi geografi wilayah tersebut berpotensi timbulnya kekeringan setiap tahun, Meski sudah ada sumber air  yang di salurkan melalui pompa namun masih ada kendala dilapangan,seperti diutarakan warga setempat panel sempat rusak.

IMG_20150708_113255 IMG_20150708_112901 IMG_20150708_114604

 

 

Jul 09

SIAGA BENCANA, PT.TWC BOROBUDUR,PRAMBANAN DAN RATU BOKO BANTU PERALATAN PENANGGULANGAN BENCANA

Senin, 6 Juli 2015, bertempat di Posko Utama BPBD Sleman, telah dilakukan serah terima bantuan peralatan kebencanaan dari PT. TWC Borobudur, Prambanan, Ratu Boko melalui  BPBD Sleman Kepada Komunitas Relawan, Yang sebelumnya pada hari Minggu, 5 Juli 2015 di rumah makan Boyong Resto ,Direktur Kerjasama dan Pemasaran PT.TWC bapak Sahala Parlindungan Siahaan menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Komunitas Relawan Penanggulangan Bencana di saksikan Bupati Sleman Drs. H. Sri Purnomo,MSi didampingi Kepala Perlaksana BPBD Sleman Drs.H.Julisetiono MM. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan pada acara  Pra Musyawarah Forum Komunikasi Komunitas Relawan Penanggulangan Bencana Sleman dan buka bersama BPBD dengan Komunitas Relawan Sleman, Pada acar Pra Musyawarah tersebut juga terpilih Presidium Forum Komunikasi Komunitas Relawan Penanggulangan Bencana Sleman,antara lain ; Ketua I dijabat oleh Daniel dari Lowo Rescue,Ketua II dijabat oleh Suranto dari Cakra,Sekertaris I dijabat oleh Nanang dari FPB (Forum Peduli Bumi),Sekertaris II dijabat oleh Febrianto dari Rescue 920.
Peralatan kebencanaan yang diserahkan PT.TWC  tersebut antara lain : Chain saw, police lamp, sepatu boot, angkong / gerobak pasir, linggis, cangkul, dandang, sekop, gergaji tangan, bendo / golok, drag bar / tandu, tali tambang, pelampung, pompa udara dan selang, tangga lipat.
Adapun Komunitas Relawan yang menerima bantuan tersebut adalah: Banser Rescue, Forum PRB Bandung Bondowoso, AMC (Argo Merapi Comunnity) ,, Peduli Merapi, SAR LINMAS Korwil Sleman, FKPM PAKSI KATON, Turgo Asri,JKM dan Komunitas PALAPA.
Bantuan tersebut  diserahkan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Makwan STP.,MT Kepada masing masing ketua  komunitas Yang bersangkutan .
Dalam arahan singkat Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik mengharapkan bantuan tersebut digunakan  untuk  penanggulangan kebencanaan sebagai  wujud peran  aktif komunitas relawan serta membantu penanganan kejadian bencana  di wilâyah Kabupaten Sleman yang sangat kompleks dan variatif.

IMG-20150705-WA0005IMG-20150705-WA0012

 

Image

Pelatihan Tim Reaksi Cepat 2015

Jun 11

Banjir Sungai Gendol Opak,250 Warga Mengungsi

Akibat curah hujan yang tinggi di sungai yang berhulu di lereng Merapi,Pemerintah Kabupaten Sleman menetapkan satus siaga 1. Sehingga warga yang bermukim di alur sungai yang berhulu di Merapi harus segera mengungsi,namun belum sampai semua warga mengungsi di dusun Pundong ada beberapa warga yang terjebak dan menderita luka,baik ringan ataupun sedang. Semua warga diarahkan ke barak pengungsian desa Tirtomartani,tim penanganan bencana desa Tirtomartani di bantu TRC BPBD Kabupaten Sleman segera melakukan pertolongan dan evakuasi korban.

Peristiwa ini hanya simulasi bagian dari kegiatan Pelatihan Pengelola Barak Pengungsian Desa Tirtomartani yang dilaksanakan selama 2 hari di Barak Pengungsian Desa Tirtomartani yang diikuti oleh Aparat desa,Relawan,PKK dan Linmas. Pelatihan diaksanakan 2 hari (9-10/6/2015),di buka oleh Kepala Pelaksana BPBD Sleman Drs.H.Juli Setiono. Dalam kesempatan tersebut Kepala Pelaksana BPBD menyebut bahwa pelatihan ini bertujuan memberi pengetahuan kepada pengelola Barak Pengungsian agar bila terjadi pengungsian yang diakibatkan Erupsi Merapi ataupun banjir lahar hujan bisa menangani secara profesional. Pemateri kegiatan ini diantaranya dari BPBD Sleman tentang kebijakan Pemda Sleman dalam penanggulangan bencana,Dinas Kesehatan Kab.Sleman,Polres Sleman dan PMI Sleman.

IMG_20150609_090921

IMG_20150610_103849IMG_20150604_110452IMG_20150610_105147

 

Jun 04

Pelatihan Pengelola Barak,Siapkan Pelayanan di Barak Pengungsian

BPBD Sleman kembali menggelar pelatiahan pengelola barak pengungsian desa,pelatihan ini dilaksanakan selama dua hari. Diawali pada hari Rabu (03/06/2015) sampai dengan Kamis (04/06/2015) di barak pengungsi Randusari, Argomulyo, Cangkringan yang di buka langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Sleman Drs. H. Juli Setiono yang dihadiri dari jajaran BPBD Sleman,Muspika Kecamatan Cangkringan dan diikuti sebanyak 50 orang dari ibu ibu PKK,relawan serta aparat desa Argpmulyo,saat bersamaan juga diserahkan alat gotong royong 2 paket. Kepala Pelaksana  BPBD Sleman mengatakan pelatihan ini bertujuan memberikan pelayanan yang profesional dalam penanganan pengungsi dalam kejadian bencana,adapun materi yang diberikan antara lain dari BPBD Sleman,Dinas Kesehatan Sleman,PMI Sleman Polres Sleman dan didampingi dari TRC BPBD Kabupaten Sleman.

Di hari ke dua peserta mengikuti satu materi dari PMI Kabupaten Sleman yang mengajarkan tentang tata cara mengolah air yang tadinya tidak layak konsumsi menjadi layak. Di hari kedua ini juga dilaksanakan simulasi saat terjadi Erupsi Merapi,mulai dari status gunung Merapi naik sampai dengan pengungsi mulai masuk di barak pengungsian Randusari dengan berbagai kondisi. Dalam simulasi ini diperagakan juga korban patah tulang sampai penangananya di barak. Dapur umum pun didirikan dalam simulasi ini,agar kedepan bila terjadi pengungsian semua unit diharapkan siap dan sigap serta profesional dalam penanganan pengungsi.IMG_20150603_090826 IMG_20150604_110225 IMG_20150603_094227 IMG_20150604_110452

Jun 04

Pelatihan Kesiapsiagaan dalam Penanggulangan Bencana

BPBD Sleman menyelenggarakan Pelatihan Kesiapsiagaan dalam Penanggulangan Bencana, 3 -4 Juni 2015 di Gedung Pertemuan Rumah Makan Morolejar, Cangkringan, Sleman. Kegiatan ini sebagai upaya  meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam penanggulangan bencana  secara berkesinambungan.

Kegiatan yang digelar selama 2 hari ini diikuti  35 peserta  berasal dari Forum Desa Tangguh Bencana di Kabupaten Sleman. Dengan serius peserta mengikuti materi yang dipaparkan narasumber pelatihan dan aktif dalam diskusi.

Untuk narasumber berasal dari BPBD DIY, BPBD Sleman dan PMI Sleman dengan materi antara lain Sistem Komando Terpusat, Tim Reaksi Cepat ( TRC ), Kesiapsiagaan TRC dalam Kondisi Darurat, Mekanisme Kedaruratan Bidang Logistik, serta Pertolongan Darurat Medis ( teori dan praktek ).

P_20150603_100505_NT[1] P_20150603_131527_NT[1]

Apr 25

BPBD Sleman Salurkan Bantuan Saat Darurat

BPBD Sleman melalui Bidang Kedaruratan dan Logistik kembali menyalurkan bantuan untuk penanganan saat darurat (24/04/2015) dimana pada hari Rabu lusa (22/04/2015) wilayah kabupaten Sleman diguyur hujan deras yang mengakibatkan beberapa fasilitas umum dan milik warga rusak. Bantuan yang disalurkan berupa peralatan gotong royong dan logistik pangan,dimaksudkan untuk penanganan saat darurat dan untuk gotong royong. Bantuan ini berdasarkan laporan warga yang ditindak lanjuti oleh Team Reaksi Cepat yang segera melakukan assesment dan kaji cepat. Bantuan antara lain diserahkan kepada Anggoro (46) dimana rumahnya di pedukuhan  Dayu,Sinduharjo,Ngaglik tergerus pondasinya akibat banjir dari kali pelang. Dalam kejadian ini teras dan rumah nya nyaris ambrol terkikis aliran kali pelang,

Setelah dari pedukuhan Dayu team bergerak ke pedukuhan Gemawang Rt.5/45 dimana rumah Ngatimin (48) tergerus aliran sungai Code,sehingga rumahnya yang sekaligus digunakan usaha laundry hilang separuh dan tidak bisa ditempati.

“Sebelum kejadian anak saya yang besar merasakan sesuatu yang gak enak,dan minta diantar ke tempat budhenya,begitu anak istri saya keluar terdengar suara gemuruh dan rumah saya hilang separuh jatuh ke jurang”, tutur Ngatimin.

Team BPBD Sleman memperkirakan jumlah kerugian ataupun korban kejadian ini akan masih bertambah, sehubungan masih banyak kejadian yang belum dilaporkan,sementara personel BPBD juga terbatas.

IMG_20150424_143651IMG_20150424_143122IMG_20150424_152659IMG_20150424_150532

 

 

Apr 24

Banjir Robohkan Dapur Pak Supar

Hujan yang mengguyur wilayah Sleman pada hari Rabu (22/4/2015) lalu ternyata membawa dampak yang luas di kabupaten Sleman,beberapa fasilitas umum dan rumah warga menjadi dampak dalam kejadian ini,salah satunya adalah rumah Suparman (55) bagian dapur roboh setelah tanggul yang menahan pekarangan tak kuat menahan air yang melimpah. “Waktu itu air masuk ke rumah setelah pagar depan rumah roboh dan menutup jalan pak”,kata Mujirah (50) ketika team BPBD datang mengecek dapurnya yang roboh akibat banjir pada hari Rabu petang lalu di pedukuhan Randu,Hargobinangun,Pakem (23/04/2015). Didampingi suaminya Suparman (55) Mujirah menambahkan bahwa kejadian ini adalah yang pertama kalinya terjadi,karena sebelumnya belum pernah terjadi dan saat itu sedang dilaksanakan gotong royong. Disaat yang sama team BPBD Sleman menyerahkan bantuan berupa peralatan dapur dan logistik pangan. Di dusun Wonokerso yang masih satu pedukuhan dengan Randu juga terjadi longsor,bangunan talud setinggi 4 meter longsor dan menutup jalan yang menghubungkan Wonokerso dan Purworejo. Mengatasi kejadian ini BPBD Sleman menurunkan Team Reaksi Cepat dibantu warga dan komunitas penanggulangan bencana untuk membuka akses jalan yang terputus dan juga membantu di kediaman bapak Suparman.

IMG_20150423_054900
IMG_20150423_055028
IMG_20150423_060409

Apr 24

Pembentukan Desa Tangguh Bencana Pakembinangun

BPBD Kabupaten Sleman terus berupaya meningkatkan  pengetahuan  masyarakat Sleman terhadap Pengurangan Resiko Bencana dan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana. Salah satu yang dilakukan adalah dengan membentuk Desa Tangguh Bencana. Untuk tahun 2015 ini BPBD Sleman akan membentuk 3 Desa Tangguh Bencana salah satunya adalah Desa Pakembinangun, Pakem, Sleman.

Dalam pembentukan Desa Tangguh Bencana Pakembinangun, Pakem, Sleman  BPBD Sleman melaksanakan serangkaian kegiatan seperti pertemuan dan diskusi terarah (FGD) dari tanggal 15 April s/d 23 April 2015, bertempat di Griya Joglo Lawas, Jalan Pakem – Turi , Purwobinangun, Pakem. Kegiatan pembentukan Desa Tangguh Bencana tersebut diikuti 40 peserta berasal dari perangkat desa, dukuh, PKK, karang taruna, komunitas peduli bencana dan tokoh masyarakat / tokoh agama.

Narasumber kegiatan ini berasal dari BPBD Sleman,  Pusat Studi Managemen Bencana (PSMB) UPN dan PMI Sleman dengan materi yang di sampaikan antara lain Konsep dan Indikator Desa Tangguh Bencana, Kajian Resiko ( ancaman, kerentanan dan kapasitas ), Peringatan Dini Berbasis Masyarakat, Penyusunan Rencana Kontijensi, Rencana Aksi Masyarakat dan akan ditutup dengan gladi ruang skenario ancaman bencana.

IMG_0082IMG_0121IMG_0278

Older posts «